Breaking News:

Jarang Diajak Ngobrol tapi Sering Diomelin, Tukang Bubur Kalap Akhiri Hidup sang Ibu

"Jarang diajak ngobrol sering diomelin," kata Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi. Selain itu, pelaku yang bekerja sebagai tukang bubur

Editor: Yandi Triansyah
Tribun Jateng
RS pelaku yang menghilangkan nyawa ibunya karena emosi, Jumat (10/9/2021) 

SRIPOKU.COM - Warga di Jalan Kelinci Timur, Cilacap tak menyangka WS yang kesehariannya diam ternyata bisa berbuat nekat dengan mengakhiri hidup sang ibu WS (43).

Hari itu, Rabu (8/9/2021) sekira pukul 10.00, entah setan apa yang merasuki pemuda 23 tahun itu.

Saat sedang memasak di dapur, RS kalap dan melakukan penganiayaan kepada korban.

Pelaku begitu bengis melakukan perbuatan keji itu kepada perempuan yang sudah melahirkannya ke dunia.

"Korban meninggal di depan rumah kontrakan," kata Ketua RT 04 RW 06 Mertasinga, Kusaeri.

Korban merupakan warga Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.

Namun ia bersama anak-anaknya tinggal bersama di rumah kontrakan di Mertasinga.

Pelaku kesehariannya berjualan bubur sedangkan korban membantu memasak.

Kusaeri mengaku tidak tahu persis kejadian itu.

Sebab dirinya dilapori warga.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved