Breaking News:

Berita Palembang

Jadi Saksi Istri Ateng, Ketua RT Ini Sebut tak Ada Bisnis Barang Haram di Tangga Buntung Palembang

Saksi Ahmad Jauhari selama tinggal di kawasan tersebut tidak pernah tahu dan mengatakan tidak ada bisnis barang haram atau barang terlarang

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM / Chairul Nisyah
Terdakwa Hijriah Terancam Hukuman Mati, Jalani Sidang Virtual di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (10/8/2021) lalu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sidang kasus barang haram dengan terdakwa Hijriah Agustina alias Ria, istri dari bandar Ahmad Fauzi alias Ateng, kembali digelar.

Pada persidangan kali ini, kuasa hukum terdakwa menghadirkan Ketua RT, tempat terdakwa tinggal, sebagai saksi meringankan (adecharge).

"Pada persidangan kemarin kami menghadirkan Ahmad Jauhari selaku ketua RT tempat terdakwa tinggal. Dalam keterangan saksi RT itu menyebutkan bahwa jika saat penggerbekan kampung narkotika di kawasan Tangga Buntung, selaku RT dirinya tidak mengetahui," jelas kuasa hukum terdakwa Hijriah, Eka Sulastri SH dari Posbakum PN Palembang, saat dikonfirmasi Sripoku.com, Jumat (10/9/2021)..

Eka menjelaskan, saksi Ahmad Jauhari selama tinggal di kawasan tersebut tidak pernah tahu dan mengatakan tidak ada bisnis barang haram atau barang terlarang di kawasannya tersebut.

"Selain itu selama tiga tahun menjadi RT di sana, saksi Ahmad Jauhari tidak mendengar bahwa terdakwa bisnis sabu. Terdakwa hanya menjalankan kredit elektronik saja," ujar Eka menjelaskan keterangan saksi RT, Ahmad Jauhari.

Diberitakan sebelumnya, JPU Indah Kumala Dewi SH MH, membenarkan jika terdakwa Hijriah mengakui turut menjalankan bisnis barang terlarang.

Terdakwa Hijriah alias Ria didakwa oleh JPU Kejari Palembang dengan, ketentuan Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman maksimal pidana Mati.

Terdakwa Hijriah Agustina alias Ria merupakan istri Ahmad Fauzi alias Ateng, bandar sabu kelas kakap di kawasan Tangga Buntung Palembang, yang berapa waktu lalu sempat kabur namun kini telah ditangkap.

Ria diamankan saat aparat gabungan melakukan penggerebekan besar-besaran di kampung kawasan Tangga Buntung dan Kecamatan Gandus, Kota Palembang beberapa waktu lalu.

Di dalam rumah terdakwa petugas kepolisian berhadil mengamankan barang bukti berupa barang terlarang seberat hampir 1,5 kilogram.

Tim gabungan Res Narkotika Polrestabes Palembang bersama Polairud dan Brimob Polda Sumsel melakukan operasi penggerebekan di kampung kawasan Tangga Buntung dan Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Minggu (11/4/2021).

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved