Breaking News:

Berita Palembang

Ingat Oknum Perawat Gerakkan Bisnis Sabu Keluarga di Palembang? Perkembangan Kasus: Sidang Ditunda

Oknum perawat penggerak bisnis sabu keluaga ini bernama Debi Destiana (27). Ia ditangkap bersama sejumlah keluarganya.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/andyka wijaya
Oknum perawat (tengah, baju oranye) bersama anggota keluarganya ditangkap karena diduga menjalani bisnis narkoba. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Oknum perawat rumah sakit di Palembang, yang berapa waktu lalu ditangkap bersama sejumlah keluarganya, dalam waktu dekat segera menjalani persidangan.

Oknum perawat penggerak bisnis sabu keluaga ini bernama Debi Destiana (27).

Ia ditangkap bersama tersangka lainnya yakni Mat Arif alias Mat Geplek, (52) Faridah alias Cicik Idah (56), dan Marselia (40) yang masih merupakan keluarganya.

Empat tersangka diamankan di Jalan Mayor Zen, Lorong Sukarami, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni Palembang, pada Kamis (17/6/2021) lalu. 

Dikonfirmasi pada Kasi Pidum Kejari Palembang, Agung Ari Kusuma, berkas keempat terdakwa saat ini sudah di Pengadilan Negeri Palembang dan siap disidangkan.

"Seharusnya sidangnya digelar Kamis (9/9/2021) kemarin. Karena kemarin keempat terdakwa pindah tahanan, maka keempat terdakwa harus jalani isolasi selama 14 hari dulu, jadi terpaksa sidang ditunda sementara," ujarAgung saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumaat (10/9/2021).

Atas perbuatannya, keempat terdakwa terancam hukuman 114 ayat 2 KUHPidana atau Pasal 112 ayat 2 KUHPidana, tentang narkotika.

Diberitakan sebelumnya, Debi Destiana (27) ditangkap bersama Mat Arif alias Mat Geplek, (52) Faridah alias Cicik Idah (56) dan Marselia (40) yang masih merupakan satu keluarganya.

Baca juga: Debi Bukan Honorer Perawat, Status Sebenarnya Bendahara Keluarga Pebisnis Narkoba di Kalidoni

“Kami tangkap oknum dan anggota keluarga lainnya setelah lebih dulu menangkap tersangka Mat Geplek,” ujar Kasat Narkoba Polrestabes Palembang saat itu, AKBP Andi Supriadi, saat dikonfirmasi, Senin (21/6/2021).

Menurut Andi Supriadi, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda. Pelaku Cik Idah yang memang merupakan residivis narkoba sudah tiga kali keluar masuk penjara.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved