Breaking News:

Bangun Demplot Mandiri Tingkatkan Produktivitas Jagung

Komoditas jagung yang dihasilkan petani kerap dihadapkan pada berbagai masalah.

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/dok CV Cempaka Putih
Dari kiri, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Sumsel Dr Ir H R Bambang Pramono MSi, Asisten II Pemkab Banyuasin Drs HM Yusuf MSi, Direktur Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh, Direktur Utama CV Cempaka Putih Shella Callestya Anwar ST, dan Tim Kelompok tani jagung Banyuasin, berfoto bersama usai panen jagung, Kamis (9/9/2021) kemarin. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Komoditas jagung yang dihasilkan petani kerap dihadapkan pada berbagai masalah.

Bukan hanya pada rendahnya produktivitas namun juga pola pemupukan tanaman. 

Berdasar pada kendala itu, Shella Callestya Anwar ST Direktur Utama CV Cempaka Putih membangun demontration plot (demplot) mandiri dengan luas satu hektare dengan kelompok tani Tunas Jaya di Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago, Banyuasin sejak 20 Mei 2021.

Demplot merupakan suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan, agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemontrasikan. 

Program Makmur Berhasil Tingkatkan Produktivitas Panen Jagung Hingga 18 Persen

Manfaat Jagung Rebus dan Bakar Bagi Kesehatan, Ampuh Obati 12 Penyakit Berbahaya Ini!

Bekerja sama dengan PT Pusri Palembang demplot ini mengoptimalkan penggunaan pupuk non subsidi seperti Urea, NPK 15-15-15, Bioripah dan Nutremag. 

Direktur Utama CV Cempaka Putih Shella Callestya Anwar ST berdampingan dengan Direktur Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh tengah, berfoto bersama kelompok tani jagung Banyuasin, Kamis (9/9/2021) kemarin.
Direktur Utama CV Cempaka Putih Shella Callestya Anwar ST berdampingan dengan Direktur Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh tengah, berfoto bersama kelompok tani jagung Banyuasin, Kamis (9/9/2021) kemarin. (SRIPOKU.COM/dok CV Cempaka Putih)

Lala panggilan akrabnya  menjelaskan, dengan adanya demplot ini dapat meningkatkan produktivitas jagung yang ditanam.

Sebelum adanya program ini hasil panen jagung rata-rata petani di desa ini hanya 5,4 ton per hektare.

Sekarang meningkat pesat menjadi 8 ton per hektar.

"Varietas jagung pioneer 32 yang ditanam di sini masa tanamnya pun menjadi lebih singkat hanya 100 hari," jelasnya Panen Raya Jagung Demplot Mandiri CV Cempaka Putih Distributor PT Pusri Palembang Desa Banyu Urip, Kecamatan Tanjung Lago, Banyuasin, Kamis (9/9/2021) kemarin. 

Menurut Lala, pembentukan demplot mandiri ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani dan mengedukasi petani tentang penggunaan pupuk non subsidi.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved