Breaking News:

Berita Palembang

Petugas Gabungan 'Panen' 30 Pasang Bukan Suami Istri, Kepergok Sedang Berduaan di Kamar Penginapan

Razia pekat ini dilakukan sesuai dengan Perda Nomor 13 tahun 2002 tentang penanggulangan dan pencegahan perbuatan maksiat.

Penulis: Andi Wijaya | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Andi Wijaya
Petugas gabungan, Satpol PP, TNI POM, Polri, menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah penginapan, kosan, dan Cafe yang ada di kota Palembang, Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 21.00 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Palembang bergabung dengan TNI, Polri menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah penginapan, kosan, dan Cafe yang ada di kota Palembang, Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 21.00

Razia pekat ini dilakukan sesuai dengan Perda Nomor 13 tahun 2002 tentang penanggulangan dan pencegahan perbuatan maksiat.

Dalam razia petugas gabungan menerjunkan 60 lebih personil gabungan dari unsur Satpol PP, TNI PM (Polisi Militer), Polri.

Dari hasil razia ini petugas berhasil mengamankan sebanyak 30 pasangan bukan suami istri, dan untuk diproses dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Palembang, pasangan ini kedapatan berada di dalam kamar kos kosan dan penginapan.

Sementara, Kasat Satpol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya didampingi Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Herison mengatakan giat razia malam ini menyisir kos kosan, penginapan, cafe dan panti pijat yang ada di kota Palembang.

"Benar, malam ini dari razia  kita mengamankan 30 orang bukan pasangan suami istri yang berada di dalam kamar sedang berduaan, dan lima orang yang tidak membawa identitas diri (KTP)," ungkapnya. 

Selanjutnya, 30 pasangan dan lima orang yang tidak membawa identitas diri digiring ke kantor Satpol PP kota palembang untuk di data dan akan mengikuti sidang yustisi di kantor Satpol PP,  buat surat perjanjian agar  tidak mengulangi perbuatannya.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat jangan lupa selalu mematuhi protokol kesehatan harus dipatuhi di mana masa vandemi ini guna mencegah penyebaran virus Covid 19," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved