Breaking News:

Berita Palembang

Saya Terima, Pelaku Penyiram Air Keras ke Satpam UIN Raden Fatah Palembang Divonis 8 Tahun Penjara

"Saya terima pak hakim," ujar terdakwa Riki dalam sambungan telekonfrensi. Dari layar monitor, saat mendengar putusan majelis hakim

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Chairul Nisyah
Sidang vonis kasus penyiraman air keras atas terdakwa Riki Sepriawan di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (8/9/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Riki Sepriawan hanya bisa pasrah saat divonis hukuman 8 tahun penjara oleh majelis hakim.

Pria 28 tahun itu, satu dari empat terdakwa pelaku penyiram air keras terhadap Aminudin (50) warga Jalan Padat Karya, Lorong Mangga 3, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Aminuddin merupakan petugas keamanan yang bertugas di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.

Dirinya disiram menggunakan air keras oleh tiga orang pelaku, atas perintah seorang bernama Devi Suceng (DPO) yang diduga merupakan otak aksi tersebut.

Melihat Aminudin yang kesakitan, M Robani yang merupakan anak dari Aminudin pun berusaha membantu.

Namun karena pelaku lebih dari satu orang, M Robani pun akhirnya menerima luka tusukan senjata tajam dari para pelaku.

Akibat kejadian tersebut, korban Aminudin mengalami luka bakar di bagian wajah hingga mata hampir buta.

Sementara anak korban mengalami luka tusuk.

Pada persidangan, Terdakwa Riki Sepriawan dinyatakan bersalah, melanggar Pasal 335 ayat 1 Jo 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana.

"Terbukti melakukan perbuatan kekerasan dengan berencana, dan membahayakan nyawa orang lain. Menjatuhkan hukuman, terdakwa Riki Sepriawan dengan hukuman 8 tahun penjara," ujar hakim ketua, Harun Yulianto SH MH dalam sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (8/9/2021).

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved