Breaking News:

LP Tangerang Terbakar

6 BULAN Lagi Bebas dari Penjara, Etus Ternyata Pulang Tinggal Nama: Jadi Korban Kebakaran LP

Kebakaran hebat melalap bangunan blok C2 yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Rabu (8/9/2021) dini hari.

Editor: Wiedarto
Warta Kota/Henry Lopulalan
Para keluarga mendatangi Posko Ante Morten OPS DVI di RS Sukamto, Kramatjati, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu, (8/9/2021). Para keluarga akan diambil sample DNA untuk pemeriksaan DNA serta foto dan ciri keluarga untuk mengenali 41 jenasah korban kebakaran di Lapas Tangerang. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Kebakaran hebat melalap bangunan blok C2 yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Rabu (8/9/2021) dini hari.

Dari insiden kebakaran tersebut setidaknya 41 narapidana (napi) menjadi korban dan meninggal dunia karena tidak dapat terselamatkan dari lalapan si jago merah.

Satu diantara korban meninggal tersebut yakni Petra Eka alias Etus (25).

Berdasarkan keterangan Angeline (40) yang merupakan tante dari Petra mengatakan bahwa keponakannya telah menjalani hukuman pidana di lapas tersebut sejak 4 tahun lalu dan akan bebas pada Februari 2022.

Hanya saja nasib berkata lain, keponakannya yang dipidana karena terjerat kasus narkotika itu harus menjadi korban dalam insiden kebakaran ini.

"Di dalam lapas sudah hampir 4 tahun ya, nanti bulan Februari mau keluar, mau pulang. Ternyata enggak pulang ke rumah," kata Angeline kepada awak media saat mendatangi Pos Antemortem, RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2021).

"Februari ini pokoknya dia keluar karena udah dapet ya potongan remisi," katanya menambahkan

Dirinya menyebut kalau Etus, panggilan akrab dari korban, sudah menjalani hukuman dengan berpindah-pindah Lapas. Hanya saja, kata dia, di Lapas Tangerang Etus menjalani hukuman paling lama.

"Pertama awal di Cipinang, terus dipindahin ke Tanggerang, di Cipinang itu cuma beberapa saat aja enggak sampai satu tahunan, selebihnya di Tanggerang. Jadi di Tanggerang itu ya sudah cukup lama, di blok C itu," ucapnya sambil menahan tangis.

Dengan adanya insiden kebakaran ini, dirinya berharap keseriusan dari pemerintah dalam melakukan pemeriksaan kasus ini.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved