Lowongan CPNS Sumsel
Sehari Ada 1800 Peserta CPNS di Sumsel yang Tak Hadir ke Lokasi Tes, Ini Kata BKN
"Dalam sehari ada tiga sesi, satu sesi bisa 600 peserta. Jadi dalam satu hari berkisar 1800 peserta dan yang tidak hadir 5-10 persennya,"
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tercatat ada ratusan peserta Seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tidak mengikuti tes.
Sebagai informasi sudah tiga kabupaten yang sudah mengelar tes SKD selama empat hari terakhir, diantaranya yakni Pali, Lahat dan OKI.
"Selama empat hari ini ada ratusan peserta yang tidak hadir," kata Koordinator Titik Lokasi tes SKD CPNS di The Sultan Convention Center Andri Hafif saat di The Sultan Convention Center, Jalan Sultan Muhammad Mansyur, Selasa (7/9/2021).
Lebih lanjut ia mengatakan, dihari pertama dari Kabupaten Lahat total peserta yang tidak hadir 144 orang.
Lalu dihari kedua dari Lahat dan OKI total peserta yang tidak hadir 125 orang.
Kemudian dihari ketiga dari OKI, total yang tidak hadir 70 dan hari ini di sesi pertama yang tidak hadir ada 30 an peserta.
Kalau dirata-ratakan setiap sesi ada 30 an peserta yang tidak hadir.
"Dalam sehari ada tiga sesi, satu sesi bisa 600 peserta. Jadi dalam satu hari berkisar 1800 peserta dan yang tidak hadir 5-10 persennya,"
Lalu kenapa para peserta tes SKD CPNS tersebut tidak hadir? Menurut Andri iya juga tidak mengetahui apa alasan para peserta tes SKD CPNS tersebut tidak hadir.
"Kita tidak tahu kenapa mereka tidak hadir," ungkapnya.
Sementara itu berdasarkan informasi dari Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Margi Prayitno di Sumsel ada 22 peserta yang positif Covid-19.
Untuk tes di titik lokasi Kantor Regional VII BKN Palembang dari 2-6 September yang positif ada dua orang, yang ambil formasi di instansi Kejaksaan Agung.
Lalu untuk titik lokasi di The Sultan Convention Center yang cost sharing instansi daerah total ada 20 peserta yang positif, 17 dari Kabupaten Lahat dan tiga dari Kabupaten Pali.
"Jadi semuanya ada 22 peserta yang positif Covid-19, sehingga tesnya di tunda. Untuk waktunya akan ditentukan dikemudian hari dan akan diinformasikan lebih lanjut," ungkapnya.
Lalu bagaimana jika dinyatakan positif saat akan tes CPNS? Menurutnya, segera melapor ke instansi yang dilamar untuk dijadwalkan ulang.
Jika sudah melapor, instansi akan membuat permohonan kepada kepada Kepala BKN C.Q. Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian untuk menjadwalkan ulang peserta yang membutuhkan penjadwalan ulang.
Lalu surat tembusan ditujukan kepada kepala Kanreg VII BKN Palembang dan di lampirkan hasil tes PCR atau antigennya.
Seperti yang diketahui di tahun ini syarat untuk bisa ikut tes SKD CPNS melampirkan hasil PCR atau rapid antigen dengan hasil negatif.
Bahkan berdasarkan aturan yang ada,
untuk swab test RT-PCR hanya berlaku dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam, dengan hasil negatif.
Sebagai informasi untuk syarat yang harus dibawa saat tes SKD CPNS yaitu tes antigen/PCR dengan hasil negatif. Lalu kartu peserta ujian CASN, dan identitas diri yang asli.
Kemudian mengisi dan membawa bukti deklarasi sehat yang terdapat pada halaman resume SSCASN dan terakhir peserta wajib menggunakan masker serta mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/cpns-sesi-kedua.jpg)