Berita Palembang

Hasil dari Narik Bentor Kecil, Titin Lalet Menjelma Jadi Spesialis Bobol Ruko di 7 Ulu Palembang

"Benar pelaku ini merupakan resedivis dan spesialis bobol ruko. Begitu ada laporan korban kita langsung melakukan penyelidikan.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Titin Lalet spesialis bobol ruko di kawasan 7 Ulu Palembang saat diamankan oleh Polrestabes Palembang, Selasa (7/9/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Langkah Martin alias Titin Lalet (35), spesialis bobol ruko di Kota Palembang ini akhirnya terhenti.

Setelah diberikan tindakan tegas terukur oleh anggota unit Pidum (Pidana Umum) dan Tekab 134 Polrestabes Palembang, Senin (6/9/2021) malam.

Martin warga Jalan Sukarjo Harjo Handoyo 5, Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I, Palembang, ini di ketahui merupakan spesialis bobol ruko di seputaran tugu KB 7 Ulu, Palembang.

Pelaku ditangkap petugas di seputaran tugu KB.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, aksi pembobol ruko yang dilakukan Martin terjadi, Senin tanggal 22 Maret 2021, sekira pukul 10.00, tepatnya di Apotek Rasyid terletak di Sukarjo Harjo Handoyo 5 Ulu Kecamatan SU I, Palembang.

Berawal korban yakni Evi Herleni (26), membuka usaha apotek akan tetapi masih dalam proses belum melakukan pelayanan.

Lalu, sebelum kejadian korban yang terakhir mengecek ruko tempat usaha sekaligus mengunci atau menutup ruko tersebut pada Minggu (21/03/2021).

Lalu pada Senin, (22/03/2021), sekitar pukul 10.00, saat korban kembali korban mulai curiga dengan kondisi ruko sebab roling door maupun gembok ruko sudah rusak dan terbuka.

Kemudian korban mengecek di dalam ternyata memang benar bahwa ruko tempat usaha milik korban bersama dengan kakak perempuannya sudah menjadi kemalingan.

Barang yang sudah hilang berupa se unit kipas angin, satu unit kulkas merk polytron dan remot ac kerugian yang ditafsir sebesar Rp 3 juta.

"Benar pelaku ini merupakan resedivis dan spesialis bobol ruko. Begitu ada laporan korban kita langsung melakukan penyelidikan. Dan berhasil mendapati nama pelaku yakni Martin alias Titin Lalet," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum AKP Robert Sihombing, Selasa. (6/9/2021).

Lanjut Tri, setelah nama pelaku dikantongi, saat itu juga anggora Pidum dan Tekab 134 langsung melakukan pengejaran.

"Pelaku kita tangkap di seputar kawasan 7 Ulu. Pelaku juga terpaksa kita lumpuhkan karena saat ditangkap melawan dan hendak kabur," tegasnya.

Selain mengamankan pelaku Martin, sambungnya, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa
satu unit kulkas warna merah merk Polytron.

"Atas ulahnya pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun," katanya.

Sedangkan, Martin mengaku khilaf melakukan ini lantaran hari dirinya narik bentor kecil.

"Tepaksa pak saya mencuri, karena untuk mencukupi kebutuhan sehari hari, hasil saya dari narik bentor kecil," katanya. (diw).

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved