Breaking News:

Berita Palembang

Sudartoni Seret Nama Mantan Bupati Muratara ke Pusaran Korupsi Lelang Jabatan

"Pada dasarnya kegiatan lelang jabatan di Kabupaten Muaratara anggaran tahun 2016, semua terjadi karena adanya SK Bupati saat itu

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Chairul Nisyah
Kuasa hukum terdakwa Sudartoni, Supendi SH MH saat diwawancarai usai persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang, Senin (6/9/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sudartoni terdakwa korupsi lelang jabatan di Kabupaten Muratara, seret nama Mantan Bupati Muratar saat itu yakni Syarif Hidayat.

Hal tersebut diungkapkannya pada persidangan virtual yang diketuai oleh hakim Abu Hanifah SH MH di Pengadilan Tipikor Palembang, Senin (6/9/2021).

Terdakwa menyeret nama Mantan Bupati Muratara tersebut jelang tuntutan JPU.

Pada sidang agenda keterangan terdakwa Sudartoni mengatakan, jika kasus dugaan korupsi pada kegiatan lelang jabatan di Muarata, semua bersumber dari SK Bupati 2016 yang saat itu dijabat oleh Syarif Hidayat.

"Pada dasarnya kegiatan lelang jabatan di Kabupaten Muaratara anggaran tahun 2016, semua terjadi karena adanya SK Bupati saat itu,"ujar terdakwa Sudartoni dalam persidangan, Senin (6/9/2021).

Dari keterangan terdakwa Sudartoni, dirinya menyebutkan anggaran kegiatan memang dicairkan berdasarkan SK Bupati 2016 yang saat itu dijabat oleh Syarif Hidayat.

Dikonfirmasi pada kuasa hukum terdakwa Sudartoni, Supendi SH MH dirinya menilai bahwasanya terdakwa Sudartoni adalah korban dalam kasus ini.

"Seharusnya yang paling bertanggung jawab adalah Bupati kala itu (Syarif Hidayat).

Semua kegiatan lelang jabatan terlaksana berdasarkan SK Bupati," ujar Supendi.

Disinggung mengenai saksi Abudullah Matcik Supendi mengatakan jika berdasarkan keterangan terdakwa dan saksi ahli pada persidangan sebelumnya, memang ada MoU antara Saksi Abdullah Matcik dengan Hotel 929.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved