Breaking News:

Berita Palembang

KAPOLDA Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, Hari Pertama Tugas Pastikan Vaksin Tepat Sasaran di Kumbang

Hari pertama proses vaksinasi yang digelar di sekolah kenamaan tersebut diikuti sebanyak 2000 peserta Jemaah Masjid Agung Palembang

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Odi Aria Saputra
Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto memantau langsung proses vaksinasi merdeka di Sekolah Kusuma Bangsa (Kumbang) di Jalan Letda A Rozak Palembang, Senin (6/9/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hari pertama tugas sebagai Kapolda SumselIrjen Pol Toni Harmanto memantau langsung proses vaksinasi merdeka di Sekolah Kusuma Bangsa (Kumbang) di Jalan Letda A Rozak Palembang, Senin (6/9/2021). 

Hari pertama proses vaksinasi yang digelar di sekolah kenamaan tersebut diikuti sebanyak 2000 peserta Jemaah Masjid Agung Palembang.

Direncanakan Vaksinasi Merdeka di Sekolah Kumbang akan diikuti oleh 4500 peserta. 

Kapolda Sumsel,  Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, untuk pengamanan stok vaksin menjadi 
salah satu fokusnya dalam membantu penanganan Covid-19 di Sumsel. 

"Ini memang sudah dilakukan sedari awal yakni mengawasi vaksin mulai kualitas yang akan diberikan ke masyarakat serta memastikannya tepat sasaran," ujarnya usai memantai proses vaksinasi. 

Toni mengatakan, saat ini seluruh Kabupaten Kota di Sumsel tidak ada lagi yang berstatus zona merah penyebaran Covid-19. Namun demikian, ia mengingatkan seluruh lapisan masyarakat supaya jangan lengah dengan kondisi tersebut. 

Menurutnya, menekan angka BOR atau keterisian tempat tidur di rumah sakit supaya tidak bertambah menjadi salah satu fokus utama yang harus diperhatikan saat ini. 

"Tingkat kesembuhan cenderung naik.  Kita tentu berharap ada fluktuasi yang menjawab antara penambahan kasus, namun disisi lain BoR-nya turun," jelas Toni. 

Selain penanganan Covid-19, Irjen Pol Toni Harmanto juga menegaskan akan memberikan perhatian kepada pasien isolasi mandiri (isoman). Hal itu bertujuan untuk mencegah risiko penularan Covid-19 dari pasien isoman. 

"Isoman juga jadi prioritas kita karena ditakutkan menjadi klaster terbesar penyumbang masalah Covid-19," ungkap mantan Kapolda Sumbar ini. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved