Breaking News:

Berita Palembang

Kangen Anak Antar Buronan Penodong Sejoli di Jembatan Ampera Palembang Ditangkap, 5 Bulan Jadi DPO

Karena merasa rindu pada anak bungsunya yang masih berumur 1,5 tahun, Joni pun memutuskan untuk pulang ke Palembang.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/odi
Tersangka Joni saat gelar perkara di Polda Sumsel, Senin (6/9/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Joni (40), pelaku penodongan di Jembatan Ampera Palembang beberapa waktu, mendapat tindakan tegas terukur dari Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Minggu (5/9/2021) malam. 

Warga Jalan Dipo, Kecamatan Kertapati, ini merupakan DPO Jatanras Polda Sumsel sejak April 2021 lalu.

Karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap, Ringgo diberikan tindakan tegas terukur oleh tim Opsnal pimpinan AKP Biladi Ostin SH MH dan Ibrahim Akil SH.

Kasubdit Jatanras 3, Kompol CS Panjaitan, didampingi Kanit 1, AKP Willy Oscar, mengatakan pelaku penodongan di atas Jembatan Ampera Palembang ini berjumlah dua orang.

Dimana satu satu pelaku lainnya, Selvi, telah lebih dulu ditangkap dan telah menjalani kurangan penjara. 

"Satu tersangka lainnya sudah lebih dulu kita amankan. Pelaku ini sudah lima bulan DPO," kata Panjaitan usai merilis kasusnya,  Senin (6/9/2021).

Penodong Kawasan Jembatan Ampera Ditangkap Jatanras Polda Sumsel, Buron ke Bangka Selama 4 Bulan

Aksi yang dilakukan kedua tersangka ini terjadi pada, Minggu (25/4/2021) malam sekitar pukul 19.30 WIB lalu.

Korban yang merupakan dua sejoli ditodong oleh dua pelaku saat tengah asik berduaan di atas Jembatan Ampera Palembang.

Akibat perbuatannya, Pelaku Joni terancam pasal 365 KUHPidana.

“Saat beraksi pelaku menodongkan senjata tajam jenis pisau kepada pasangan dan berhasil membawa kabur tas milik korban," jelasnya. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved