Breaking News:

Berita Palembang

Ditanya Kasus Sumbangan Prank Rp 2 Triliun Heriyanti Akidi Tio, Ini Jawaban Kapolda Sumsel yang Baru

sudah sebulan  lebih kasus heboh diduga prank Rp 2 T dari Heriyanti Akidi Tio terhadap mantan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri untuk covid

Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Odi Aria Saputra
Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto saat silaturahmi bersama Gubernur Sumsel Herman Deru di kantor Gubernur Sumsel, Senin (6/9/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel yang baru, Irjen Pol Toni Harmanto mengaku belum mendalami terkait kasus hebohnya didiga sumbangan fiktif Rp 2 T dari Heriyanti Akidi Tio terhadap mantan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri. 

Menurut Jendral bintang dua tersebut, ia akan mendalami kasus tersebut dan meminta kepada awak media untuk menanyakan update kasus diduga sumbangan fiktif itu kepada Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi. 

"Saya belum mendalami itu, barangkali nanti ditanyakan langsung ke Kabid Humas saja," ujarnya usai melakukan audiensi bersama Gubernur Sumsel, Herman Deru,  Senin (6/9/2021).

Seperti diketahui, sudah sebulan  lebih kasus heboh diduga prank Rp 2 T dari Heriyanti Akidi Tio terhadap mantan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri untuk penanganan Covid-19 di Sumsel bergulir. Heriyanti secara simbolis memberikan bantuan uang Rp 2 T pada 26 Juli lalu.

Namun hingga kini, Polda Sumsel belum melakukan pemanggilan lanjutan atau menetapkan  Heriyanti Akidi Tio sebagai tersangka terkait kasus heboh dugaan sumbangan fiktif Rp 2 triliun. 

Status Heriyanti Akidi Tio sang aktor utama sampai sekarang masih ditetapkan sebagai saksi. Hingga kini Polda Sumsel telah memeriksa tujuh orang saksi terkait dugaan sumbangan fiktif tersebut. 

Sementara itu,  dalam melaksanakan tugas di Sumsel, Mantan Kapolda Sumbar ini berkomitmen bakal memberantas angka kriminalitas di Bumi Sriwijaya. Irjen Pol,  Toni Harmanto dengan tegas tidak akan mentoleransi aksi begal, narkoba, tambang ilegal serta tindak kriminal lainnya. 

Toni Harmanto menegaskan Polda Sumsel bakal terus bersinergi bersama Pemprov Sumsel dalam menangani isu-isu terkini di Sumsel mulai dari penanganan Covid-19 hingga penekanan angka kriminalitas. 

"Kita akan lebih intensifkan tugas-tugas kita untuk membantu Pemprov Sumsel. Apalagi agenda-agenda pak gub sama dengan saya," jelasnya. 

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru ketika dimintai harapannya terkait kelanjutkan kasus Heriyanti Akidi Tio juga enggan berbicara banyak. 

"Dak galak ngomong aku (tidak mau bicara saya)," ujar Deru. 

Mantan Bupati OKU Timur ini mengungkapkan,  pihaknya meminta kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto untuk menekan angka kriminalitas di Sumsel dan tetap menjaga khamtibmas. Pemprov Sumsel pun siap memfasilitasi Polda Sumsel sesuai kemampuan dan tupoksinya. 

"Saya tadi minta ke pak Kapolda untuk memberantas Begal, Gerandong dan tindak kriminalitas lainnya. Pemprov siap berkolaborasi dengan baik bersama Polda Sumsel," terang Deru.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved