Breaking News:

Berita Prabumulih

Telat Datang Dianggap Gugur, Tes SKD CPNS Prabumulih Digelar di Palembang

Meski pelaksanaan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) diselenggarakan di kota Palembang pada 8 September 2021 namun persiapan gencar dilak

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Kabid P2KPA BKPSDM Prabumulih, Yandi Irawan. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Berbagai persiapan terus dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM ) kota Prabumulih jelang pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.

Meski pelaksanaan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) diselenggarakan di kota Palembang pada 8 September 2021 namun persiapan gencar dilakukan.

"Untuk pelaksanaan dilakukan pada 8 September 2021 dan persiapan sudah selesai semua dan siap, tinggal menunggu hari H saja," ungkap Kepala BKPSDM, Beni Rizal SH melalui Kabid P2KPA, Yandi Irawan ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan whatsapp, pada Minggu (5/9/2021).

Yandi menuturkan, tidak hanya sekedar survey namun juga persiapan di lokasi pelaksanaan tes SKD di The Sultan Convention Center Palembang Jalan Sultan Muhammad Mansyur Bukit Lama (Bukit Siguntang) Palembang juga telah dilaksanakan.

"Kita juga mensurvey pelaksanaan SKD untuk Kabupaten Lahat dan Pali, apa saja kekurangan dan yang perlu ditambah akan menjadi bahan evaluasi kita agar ketika pelaksanaan Prabumulih lebih baik, sukses dan lancar," jelasnya.

Baca juga: Anak Berjuang Tes CPNS, Ibu Asal Prabumulih Ini Berdoa dan Baca Yasin di Mushola

Lebih lanjut Yandi menuturkan, peserta tes SKD penerimaan CPNS Prabumulih sebanyak 1,257 peserta dan akan dibagi dalam 2 hari, dimana perharinya terbagi atas 3 sesi terdiri dari 600 peserta persesi.

"Jadi dilaksanakan dua hari dan sehari 3 sesi," lanjutnya.

Bagi para peserta sendiri wajib mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang atau rok warna hitam.

Selain itu, para peserta wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan kartu tanda peserta ujian.

"Peserta juga harus membawa formulir deklarasi sehat serta hasil rapid tes antigen," katanya.

Pria yang pernah menjabat Lurah Kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara itu mengingatkan, kepada seluruh peserta tes SKD untuk datang 90 menit sebelum tes dimulai karena jika terlambat maka tidak akan diperbolehkan masuk.

"Kami ingatkan bagi peserta agar datang 90 menit sebelum pelaksanaan dimulai atau 1,5 jam sebelum mulai sudah datang. Kalau telat sesuai tata tertib tes maka tidak diperkenankan masuk, dianggap gugur," tambahnya. (eds/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved