Breaking News:

KKB Papua

"DIA Pergi Begitu Cepat," 12 BULAN Ditunggu, Nur Lessy Histeris Sambut Jenazah Lettu Dirman

Tangis histeris pecah sesaat setelah jenazah Lettu Chb Dirman mendarat di Muhammad Salahuddin Bima, Sabtu (4/9/2021) siang

Editor: Wiedarto
KOMPAS.COM/SYARIFUDIN
Jenazah Lettu Chb Dirman saat hendak dimasukan ke mobil Ambulans untuk dibawa ke rumah duka. 

SRIPOKU.COM, BIMA--Tangis histeris pecah sesaat setelah jenazah Lettu Chb Dirman mendarat di Muhammad Salahuddin Bima, Sabtu (4/9/2021) siang. Jasad prajurit TNI yang gugur dalam insiden penyerangan di Posramil Kisor, Aifat Selatan, Maybrat, Papua Barat itu disambut dengan upacara militer.

Dari 12 bulan penugasan di Papua, Lettu Dirman sudah menjalaninya 9 bulan bertugas di Pos Koramil Kisor. Sembari merangkul ketiga buah hatinya, istri Lettu Dirman, Nur Lessy tampak menangis histeris. Dia tak menyangka, suami yang dia tunggu-tunggu kepulangannya, kembali dalam kondisi tak bernyawa.

Nur Lessy mendapatkan kabar kematian suaminya ketika ia berada di Makassar, Sulawesi Selatan. Perempuan itu tak bisa menyembunyikan kesedihannya lantaran ditinggalkan suami yang ia sayangi. Di hadapan kerabat Lettu Dirman yang juga seorang anggota TNI, Nur Lessy menangis histeris.

"Kasihan saya, dia pergi begitu cepat. Bantu saya, Bang, jangan diam, saya tidak ingin menikah," ucap Nur Lessy Tuasikal terisak.

Pemandangan haru itu pun mengundang tangis beberapa kerabat dan warga yang menyaksikan. Tampak pula beberapa keluarga lainnya mencoba menenangkan Nur dan memintanya bersabar. Setelah menguasai diri, Nur tampak berusaha tabah menerima kenyataan.

Jenazah Lettu Dirman kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Mandala, Kecamatan Wera untuk disemayamkan. Kedatangan jenazah disambut ratusan warga. Jasad Lettu Dirman kemudian dibawa ke tempat pemakaman umum sekitar pukul 12.30 Wita untuk dimakamkan. Pemakaman pun diiringi isak tangis istri, keluarga dan warga. Prosesi pemakaman yang dilakukan dalam upacara militer tersebut dipimpin oleh Danrem 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Duka mendalam terlihat jelas di wajah istri almarhum, keluarga dan ratusan warga Desa Mandala saat jasad Lettu Dirman dimasukan ke dalam liang lahat. Sementara tiga anak almarhum turut melepas kepergian ayahnya untuk yang terakhir kalinya.

Seperti diketahui, Lettu Dirman merupakan salah satu dari empat prajurit TNI yang gugur dalam penyerangan Posramil di Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Provinsi Papua Barat, Kamis (2/9/2021). Lettu Dirman meninggal saat melaksanakan tugas pengamanan di daerah rawan karena dianiaya puluhan orang tak dikenal atau Kelompok Separatis Teroris (KST).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tangis Histeris Istri Lihat Lettu Dirman Pulang Tak Bernyawa: Dia Pergi Begitu Cepat, Kasihan Saya"
Penulis : Kontributor Bima, Syarifudin
Editor : Pythag Kurniati

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved