Breaking News:

Berita PALI

Ayah Tiri di PALI yang Siksa Bocah Hingga Tewas Ditangkap: Cemburu Sama Istri, Terancam Hukuman Mati

Tersangka kasus temuan mayat bocah laki-laki inisial Nk (2 tahun) di bangunan warung kosong Kecamatan Talang Ubi, pada Kamis (26/8/2021) kemarin akhir

Penulis: Reigan Riangga | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/REIGAN
Tersangka Anton saat dihadirkan di Mapolsek Talang Ubi Polres PALI. 

SRIPOKU.COM, PALI -- Tersangka kasus temuan mayat bocah laki-laki inisial Nk (2 tahun) di bangunan warung kosong Kecamatan Talang Ubi, pada Kamis (26/8/2021) kemarin akhirnya diamankan Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi.

Tersangka merupakan Antoni alias Anton (27 tahun) warga Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi yang merupakan ayah tiri korban.

Anton diamankan Tim Elang Pimpinan Kanit Reskrim Ipda Arzuan SH ditempat persembun dalam pelariannya di kos-kosan daerah Kosambi, Tanggerang, Provinsi Banten, pada Jum'at (3/9/2021) dini hari.

Penangkapan pelaku Anton setelah sebelumnya Tim Elang berkoordinasi dengan Polsek Kalideras Jakarta Barat.

Lantaran memberikan perlawanan dan mencoba untuk melarikan diri, tersangka Anton terpaksa "Dihadiahi" dua timah panas di kaki kirinya.

Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution didampinggi Kanit Reskrim Ipda Arzuan berkata bahwa pelaku diduga kuat sebagai tersangka terhadap pembunuhan anak tirinya dengan ditemukan korban berumur 1,6 tahun ditemani kakak perempuannya berumur 5 tahun yang terus-terusan menangis di depan jenazah adiknya.

"Dari hari kejadian tersebut kita terus melakukan pengejaran terhadap pelaku,l. Kemudian didapat informasi bahwa pelaku berada didaerah Tangerang, kita bersama angota melalui jalur darat meluncur ke sana dan berkoordinasi dengan Polsek Kalideras," ungkap Arzuan, Sabtu (4/9/2021).

Baca juga: Update Penemuan Mayat Bayi di PALI, Tim Elang Cari Ayah Tiri Hingga ke Muba, Imbau Serahkan Diri

Setelah berhasil mengamankan pelaku, lanjut Arzuan, tersangka sempat tidak mengaku dan mengelak serta memberikan perlawan, namun petugas mampu mengamankan pelaku bersama anggota Polsek Kalideres.

Namun demikian, saat olah TKP tersangka sempat membrontak dan akan melarikan diri sehingga petugas memberikan tindakan tegas.

Terancam Hukuman Mati

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Talang ubi untuk dimintai keterangan lebih lanjut,

Petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor diduga milik pelaku yang digunakan saat kejadian pembunuhan terhadap anak tirinya itu.

"Saat ini pelaku dan barang bukti satu unit sepeda motor telah amankan petugas dan pelaku akan di kenakan pasal 80 ayat 3 undang undang no 17 tahun 2016 tetang perlindungan anak  junto 340 KUHP ancaman seumur hidup atau hukuman mati," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved