Breaking News:

Virus Corona

Pembelajaran Tatap Muka Disetop 3 Hari, Jika Ada Siswa yang Positif Covid-19

"Jika nanti ditemukan adanya siswa yang terinfeksi Covid-19 maka kegiatan PTM di sekolah tersebut akan dihentikan selama tiga hari

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Eko Hepronis
Salah seorang siswi SMPN 2 Lubuklinggau dilakukan periksaaan suhu tubuh sebelum masuk sekolah, Senin (23/8/2021). Kota Lubuklinggau mulai hari ini sudah menerapkan PTM 

SRIPOKU.COM - Jika nantinya ditemukan siswa yang terpapar Covid-19, maka di sekolah yang bersangkutan harus dihentikan kegiatan belajar mengajar selama tiga hari.

Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Selasa (31/8/2021).

Sebagai informasi, sejumlah sekolah di Tanah Air sudah mulai mengelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Menurut Wiku, PTM yang digelar harus sesuai protokol kesehatan.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di sekolah.

"Jika nanti ditemukan adanya siswa yang terinfeksi Covid-19 maka kegiatan PTM di sekolah tersebut akan dihentikan selama tiga hari," kata Wiku, dalam konferensi pers melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (31/8/2021).

Upaya lainnya untuk melakukan pencegahan yakni melalui vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan anak didik.

Berdasarkan data 31 Agustus 2021, sebanyak 1,9 juta tenaga pendidik sudah divaksinasi. Kemudian, 1,7 juta anak usia 12-17 tahun yang tergolong usia pelajar sudah menerima dua dosis vaksin.

Wiku menjadim vaksin yang digunkan aman, efektif dan minim efek samping.

"Vaksinasi bagi peserta didik maupun tenaga pendidik merupakan upaya pemerintah untuk memastikan perlindungan yang maksimal dalam menjalankan kegiatan pembelajaran tatap muka," ujar Wiku.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved