Profil Selebriti
Profil Seto Mulyadi alias Kak Seto, Psikolog Anak yang Joget TikTok di Usia 70 Tahun, Punya Kembaran
Momen ulang tahun Kak Seto yang ke-70 menjadi perbincangan hingga trending di Twitter pagi ini.
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM - Seto Mulyadi alias Kak Seto merayakan ulang tahun yang ke-70.
Momen ulang tahun Kak Seto yang ke-70 menjadi perbincangan hingga trending di Twitter pagi ini.
Kak Seto sendiri merayakan hari ulang tahunnya dengan berjoget TikTok bersama keluarga.
Video tersebut diunggahnya di akun TikTok pribadinya, @kaksetosahabatanak.
"Birthday Dance bersama Keluarga Tercinta #kakseto70th #gembiradirumah #kaksetobirthday #kaksetosahabatanak," ujarnya.
Dalam video tersebut, Kak Seto yang mengenakan baju merah terlihat bugar dan aktif berjoget bersama keluarga.
Kak Seto tampak melakukan gerakan-gerakan seperti yang dilakukan TikTokers.
Lantas siapa Kak Seto? berikut profilnya.
Baca juga: Seolah Hilang dari Layar Kaca, Begini Kondisi Kesehatan Kak Seto, Si Komo Mohon Doa Sahabat
Profil
Pemilik nama lengkap Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si. ini lahir di Klaten, 28 Agustus 1951
Seto Mulyadi atau biasa dikenal sebagai Kak Seto adalah psikolog anak dan pembawa acara televisi untuk anak-anak bersama dengan Henny Purwonegoro.
Ia juga menjabat ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia.
Punya Saudara Kembar
Seto Mulyadi memiliki seorang saudara kembar laki-laki bernama Kresno Mulyadi yang adalah seorang psikiater anak di Surabaya, dan satu-satunya seorang kakak bernama Maruf Budiharjo Mulyadi.
Kak Seto kemudian menikah dengan sang istri bernama Deviana.
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai empat orang anak yakni Eka Putri, Bimo, Shelomita, dan Nindya Putri.
Pendidikan dan Karier
Sebelum menutuskan untuk kuliah Psikologi, Kak Seto sempat mendaftar di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Universitas Indonesia.
Atas saran Pak Kasur, ia kemudian memutuskan untuk mengambil jurusan Psikologi di Universitas Indonesia.
Kak Seto mengenal Pak Kasur sejak menjadi asisten pemilik Taman Kanak-Kanak.
Perkenalannya dengan Pak Kasur dan Bu Kasur ternyata menjadi awal karier Kak Seto.
Ia mengisi acara Aneka Ria Taman Kanak-kanak bersama Henny Purwonegoro.
Di sana, suami dari Deviana ini mendongeng, mengisi acara belajar sambil bernyanyi, dan bermain sulap bersama anak-anak.
Ilmu yang didapat dari Pak Kasur ia gabungkan dengan ilmu yang ia miliki, yakni teknik sulap yang telah ia pelajari sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.
Sedangkan ilmu mendongeng didapat melalui belajar dan berdasarkan pengalamannya.
Kak Seto dan saudara kembarnya, Kresno Mulyadi kemudian menciptakan karakter Si Komo dalam bentuk boneka.
Mereka juga menciptakan lagu Si Komo yang kini dikenal banyak orang dan.
Acaranya digemari oleh penonton anak-anak dan menjadi program televisi yang paling ditunggu-tunggu.
Melalui program tersebut, nama Kak Seto kian meroket dan hal itu pula yang memperbaiki perekonomiannya.
Sasaran Perebutan Hak Asuh Anak
Bahkan akibat 'kepiawaiannya', pria yang akrab dipanggil Kak Seto ini, dipercaya untuk kali kedua sebagai Sekjen Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).
Dengan jabatan tersebut, pria penerima Men's Obsession Award 2006 itu menjadi sasaran pengaduan bagi mereka yang menghadapi persoalan anak.
Termasuk kasus 'rebutan' anak yang banyak dialami oleh para selebritis yang mengalami perceraian.
Terhitung mereka adalah Tamara Bleszynki, Zarima, Five V dan lain sebagainya.
Mendirikan Homeshooling
Tahun 2007, Kak Seto mendirikan sekolah alternatif Homeschooling Kak Seto (HSKS).
HSKS menjadi salah satu solusi pendidikan bagi anak-anak Indonesia baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri.
Sesuai dengan visinya, yaitu menyediakan program pendidikan bagi anak agar memiliki keterampilan, life skill, dan karakter yang kukuh sebagai calon pemimpin bangsa pada masa depan.
Homeschooling Kak Seto terus berusaha meningkatkan standar kualitas pembelajaran sehingga proses belajar menjadi menyenangkan,
memberikan materi pembelajaran yang terkini, serta menyediakan tutor-tutor dengan pengetahuan dan pengalaman profesional.

Baca juga: Berikut 5 Cara Pencegahan Kanker Prostat, Penyakit yang Diderita Kak Seto Hingga Harus Operasi
Mendapat Berbagai Penghargaan Nasional dan Internasional
Prestasi berlimpah Kak Seto di dunia pendidikan dan anak-anak sudah tidak diragukan lagi. Kak Seto banyak mendapat penghargaan yang telah beliau terima, baik dari Pemerintah maupun dari lembaga-lembaga yang terkait.
Penghargaan yang di dapat Kak Seto, diantaranya Penghargaan Orang Muda Berkarya Indonesia, kategori Pengabdian pada Dunia Anak-anak dari Presiden RI tahun 1987.
Kemudian, penghargaan internasional yaitu The Outstanding Young Person of the World, Amsterdam; kategori Contribution to World Peace, dari Jaycess International pada 1987.
Selain itu, Kak Seto pernah meraih penghargaan Men’s Obsession Award pada tahun 2006.
Pada tahun 2011 Kak Seto Mulyadi atau akrab dipanggil Kak Seto meraih penghargaan sebagai Tokoh Sosial dalam BNSP Life Achievement Award 2011.
Penghargaan yang diberikan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tersebut diperoleh atas perannya sebagai tokoh masyarakat yang mencintai dunia anak-anak dan peduli pada kesejahteraan anak-anak Indonesia.
Penghargaan lain yaitu pada bulan Juli 2019, Kak Seto memperoleh penghargaan Prestasi Rekor Pemrakarsa Pendiri dan Pengembangan Homeschooling Pertama di Indonesia dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) di Semarang.
Penghargaan dari LEPRID ini diberikan kepada Kak Seto karena dianggap mampu merubah paradigma tentang pendidikan di Indonesia.
Semula hanya berdasarkan pendidikan formal, kemudian ada alternatif sekolah mandiri yang menjadi salah satu solusi permasalahan orang tua.
Homeschooling menjadi salah satu pilihan terbaik dan berkembang dengan pesat di Indonesia.
Penulis Buku
Kak Seto juga menghasilkan karya beberapa buku yang berkaitan dengan Psikologi, Parenting, dan anak-anak.
Hasil karyanya yang menunjukkan kecintaannya kepada anak diwujudkan dalam buku yang berjudul Anakku, Sahabat, dan Guruku.
Riwayat Pendidikan
SD Ngepos, Klaten, 1963
SMK, Klaten, 1966
SMA St. Louis, Surabaya, 1969
Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 1981
Program Magister Psikologi Universitas Indonesia, 1989
Program Doktoral Psikologi Universitas Indonesia, 1993
Mendirikan Sekolah TK Mutiara Indonesia
Kak Seto yang sangat mencintai anak-anak, dengan segudang pengalamannya dari tahun 1970 membantu Pak Kasur dan Ibu Kasur, mendirikan sekolah Taman Kanak-kanak Mutiara Indonesia pada tahun 1982.
Di sekolah tersebut, kecintaannya kepada anak-anak semakin terpupuk dan tersalurkan dengan idealismenya.
Mendirikan Yayasan Nakula Sadewa Tahun 1984
Terinspirasi terlahir sebagai anak kembar, Kak Seto mempunyai saudara kembarnya bernama Kresno Mulyadi yang sama-sama berprofesi sebagai pemerhati anak, dan tinggal di kota Surabaya.
Kak Seto mendirikan Yayasan Nakula Sadewa, yang beranggotakan anak-anak kembar dan orang tuanya pada tahun 1984.
Baca juga: Lama Hilang dari Layar Kaca, Kak Seto Divonis Idap Kanker, Minta Doa Hari Ini Akan Jalani Operasi