Breaking News:

BSI Fokus Tingkatkan Inklusi dan Literasi Perbankan Syariah, Perluas Agen BSI Smart 

Bank Syariah Indonesia (BSI) terus meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah guna mengenal luaskan perbakan syariah di tengah masyarakat

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Kopi darat Komisaris BSI Arief Rosyid dengan penggiat bank syariah dan sejumlah organisasi masyarakat di Sumsel, Selasa (31/8/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pasca migrasi Bank Syariah Indonesia (BSI) saat ini juga fokus meningkatkan inklusi dan literasi keuangan perbankan syariah agar lebih dikenal masyarakat. 

Meski berlabel bank syariah namun BSI juga tidak menutup diri bagi nasabah non muslim yang akan menggunakan BSI sebagai bank untuk menabung atau kegiatan bisnis dan lainnya. 

Komisaris BSI Arief Rosyid mengatakan sejak merger BSI semakin kuat posisinya baik secara modal dan juga kinerja karena ikut naik. Nilai saham BSI juga ikut naik. 

Pertumbuhan perbankan syariah bahkan naik lebih besar dibanding bank konvensional. 

"Perbankan syariah tumbuh 13,84 persen sedangkan perbankan konvensional tumbuh 6,64 persen  atau pertumbuhan bank syariah dua kali lipat dibanding bank konvensional," katanya di sela kopi darat dengan penggiat bank syariah di Sumsel, Selasa (31/8/2021). 

Ekonomi syariah harus dibangkitkan dari masjid dengan menggandeng masjid atau pesantren menjadi agen laku pandai BSI yang diberi nama BSI Smart

Hal ini dilakukan karena dengan memperluas agen BSI smart akan semakin mengenal luaskan masyarakat pada perbankan syariah. Sebab tidak semua tempat bisa dijangkau oleh bank. 

Pada kelompok masyarakat tentu juga bank dianggap instansi yang sakral sehingga mereka takut berurusan dengan bank. 

"Bank juga dianggap simbol lambang orang kaya saja sehingga ada paradigma masyarakat enggan meminjam modal ke bank dan  memilih meminjam ke rentenir sehingga membuat mereka lebih susah.

Paradigma inilah yang harus diubah dan dijelaskan ke masyarakat bahwa bank itu tidak sedemikian menyulitkan dan mengerikan karena bank syariah hadir memberikan solusi transaksi dan layanan keuangan yang memudahkan masyarakat," katanya. 

Sementara itu Area Manager BSI Palembang Lutfi Buchari mengatakan nasabah BSI kini terus tumbuh yang juga dibarengi dengan penggunakan mobile banking yang juga terus tumbuh. 

 Hingga kini tercatat 77 ribu nasabah BSI area Palembang yang sudah migrasi dan menggunakan mobile banking dan pengguna aktif hampir separuhnya yakni 33,9 ribu. 

"Merger ini didukung pemerintah karena satu-satu nya bank yang diresmikan presiden Jokowi hanya BSI oleh sebab kita optimis upaya meningkatkan pertumbuhan juga akan semakin baik," kata Lutfi.(tnf) 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved