Berita Ogan Ilir

Besok SMP di Ogan Ilir Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Berikut Sejumlah Aturan dari Bupati

Pemkab Ogan Ilir melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ogan Ilir mengonfirmasi Ogan Ilir membuka pembelajaran tatap muka (PTM)

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/agung
Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar diwawancarai awak media usai rapat paripurna di gedung DPRD Ogan Ilir, Tanjung Senai, Senin (30/8/2021). 

Penulis: Agung

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Pemkab Ogan Ilir melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ogan Ilir mengonfirmasi Ogan Ilir membuka pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dalam waktu dekat.

Hal ini setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat yang mengizinkan PTM terbatas di daerah PPKM level 1-3 seiring membaiknya situasi pandemi.

"Kami akan laksanakan PTM terbatas. Ini sekaligus sebagai simulasi juga," kata Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, usai rapat paripurna di gedung DPRD Ogan Ilir, Tanjung Senai, Senin (30/8/2021).

Dia menegaskan, kegiatan PTM terbatas ini telah disosialisasikan kepada orangtua siswa.

"Kalau orangtua keberatan anak mereka tatap muka, ya silakan. Belajar daring juga tidak masalah," kata Panca.

Untuk setingkat SMP, akan dimulai terlebih dahulu pada 31 Agustus mendatang.

Kapan Palembang Gelar Belajar Tatap Muka, Ini Kata Walikota Palembang Harnojoyo

Sementara SD dan PAUD akan mulai dibuka seminggu setelahnya atau 6 September mendatang.

Rencananya, PTM terbatas di Ogan Ilir ini akan diujicoba selama dua bulan ke depan.

"Kami akan lakukan evaluasi setelahnya," jelas Panca.

Sejumlah aturan PTM terbatas di Ogan Ilir.

Saat mulai diberlakukan PTM terbatas, siswa dibatasi maksimal 50 persen dari jumlah kapasitas kelas. 

"Dalam satu minggu, hanya ada dua kali pertemuan di kelas selama dua jam. Masuk kelas seperti biasa mulai pukul 07.30," terang Panca.

Selama diberlakukan PTM terbatas, Pemkab Ogan Ilir ingin melihat kesiapan para guru.

Panca mengatakan, baik Disdikbud dan Dinkes Ogan Ilir akan memantau PTM terbatas ini agar jangan sampai menimbulkan klaster Covid-19.

Palembang Boleh Belajar Tatap Muka, Ini Permintaan Sejumlah Wali Murid Terhadap Sekolah

"Bahkan di sekolah-sekolah yang lokasinya berdekatan, kita atur jam masuk siswa. Jangan sampai mobilitas siswa yang keluar-masuk sekolah, menimbulkan kerumunan," papar Panca.

Selain kesiapan teknis, Pemkab Ogan Ilir memastikan para guru dan tenaga pengajar sudah divaksin.

"Memang ada guru yang karena komorbid (penyakit bawaan), belum divaksin. Namun sebagian besar sudah divaksin dan siap mengajar," kata Panca menegaskan.

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved