Breaking News:

Berita Sriwijaya FC

Jelang Liga 2 2021, Manajemen Sriwijaya FC Wanti-wanti Suporter tidak Nobar Saat Pandemi

Sriwijaya FC telah mengimbau serta memberikan atensi kepada 3 kelompok suporter Sriwijaya FC, untuk tidak menggelar nobar atau menonton langsung perta

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid SH, yang juga Ketua Komite Umum dan Organisasi/Sekretaris Tim Teknis Asprov PSSI Sumsel 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sriwijaya FC telah mengimbau serta memberikan atensi kepada 3 kelompok suporter Sriwijaya FC, untuk tidak menggelar nobar atau menonton langsung pertandingan Sriwijaya FC di tengah kondisi pandemi saat ini.

Sebelumnya, manajemen dan perwakilan tiga suporter Sriwijaya FC yakni Sriwijaya Mania, Singa Mania dan Ultras Palembang diundang oleh Kemenpora dan PT LIB (Liga Indonesia Baru) untuk 

Jelang kick off kompetisi Liga 1, Kemenpora dan PT LIB (Liga Indonesia Baru) selalu operator kompetisi liga mengundang klub dan para pimpnan suporter klub Liga 1 dan Liga 2 untuk mengikuti pertemuan secara khusus secara daring, Selasa (24/8/2021). 

"Jadi pada tanggal 24 kemarin Sriwijaya FC mendapat undangan dari Kemenpora dan PT LIB untuk mengikuti sosialisasi kompetisi Liga 1 dan Liga 2 tahun 2021 yang dilaksanakan oleh PT LIB. Kita diminta untuk ikut melalui virtual zoom," ungkap Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) Faisal Mursyid selaku manajemen pengelola klub Sriwijaya FC, Kamis (26/8/2021). 

Klub Sriwijaya FC diwakili Faisal Mursyid SH dan suporter diwakili tiga kelompok suporter S-MAN, Singa Mania dan Ultras Palembang.

Seluruh suporter Liga 1 dan Liga 2 itu diundang untuk memenuhi pertemuan tersebut. 

Baca juga: Presiden Sriwijaya FC Turun Tangan: Lunasi Tunggakan Gaji Hingga Dinyatakan Aman Mendaftar ke Liga 2

"Ada semacam arahan, sosialisasi dari Menpora RI, Ketum PSSI,  dan dari Dirut PT LIB. Tujuannya bahwa untuk kompetisi tahun 2021 pertama tidak ada penonton, yang kedua, tidak boleh nonton bareng. Artinya kita nonton di rumah saja," kata pria berdarah Minang kelahiran Palembang, 6 Juli 1966.

Jadi sosialisasi Kemenpora ini kata Faisal yang merupakan alumni FH UMP Palembang, menjelaskan masalah izin yang telah dikeluarkan oleh Mabes Polri untuk pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Tahun 2021. 

"Diharapkan kepada klub dan suporter dapat mematuhi pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 dengan Protokol Kesehatan yang ketat dengan keberadaan ofisial dan panitia yang terbatas di stadion tempat pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 dilaksanakan," ujar Faisal yang juga Ketua Komite Umum dan Organisasi/Sekretaris Tim Teknis Asprov PSSI Sumsel.

Pihaknya mengakui, bahwa sebelumnya manajemen telah mewanti-wanti para suporter agar tidak melanggar prokes yang berkaitan dengan pertandingan Sriwijaya FC.

Dalam arti, semisal tidak datang ke pertandingan secara langsung ke stadion, dan tidak menggelar nobar di titik manapun.

"Kami berharap agar para suporter mematuhinya, demi kelancaran dan keamanan kita bersama," jelasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S. Dewa Broto dalam undangannya mengatakan sosialisasi ini sebagai tindak lanjut telah disampaikannya izin penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia kepada Menteri Pemuda dan Olahraga pada tanggal 23 Agustus 2021.

"Maka Menteri Pemuda dan Olahraga mengadakan pertemuan secara khusus secara daring dengan para pimpinan suporter klub Liga 1 dan Liga 2. Adapun tujuannya untuk mengingatkan kembali tentang pentingnya kewajiban penerapan protokol kesehatan dalam menyaksikan berlangsungnya kompetisi tersebut," katanya.

Baca juga: Latihan Perdana Sriwijaya FC Molor Lagi, Baru 3 Pemain Yang Hadir: Kita Pahamlah

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved