Breaking News:

Warga Temukan Mayat Balita

Temuan Balita Tewas di PALI Diduga Korban Penganiayaan, Kantongi Identitas Tim Elang Buru Pelaku

Sesosok balita berusia 1,8 tahun ditemukan tergeletak tak bernyawa disebuah bangunan kosong, kantongi identitas Tim Elang buru pelaku

Penulis: Reigan Riangga | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Reigan Riangga
Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi Polres PALI saat melakukan olah TKP penemuan mayat balita. 

SRIPOKU.COM, PALI -- Sesosok balita berusia 1,8 tahun ditemukan tergeletak tak bernyawa disebuah bangunan kosong sehingga menggemparkan warga Simpang Pintu, Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Identitas mayat balita tersebut diketahui berinisial Nk yang sempat menggegerkan warga setempat.

Informasi dihimpun, kejadian tersebut pertama kali ditemukan, Kamis (28/8/2021,) sekitar pukul 14.00 WIB, di warung milik saksi Rian Mardiansyah yang sedang dibangun di jalan Simpang Pintu.

Kapolsek Talang Ubi, Kompol Alpian melalui Kanit Reskrim Ipda Arzuan berkata bahwa sementara ini pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi sekitar TKP.

"Terdapat luka memar dibeberapa bagian tubuhnya bahwa korban diduga meninggal karena dianiaya."  Ungkap Arzuan, Kamis (26/8/2021).

Dijelaskan, Kejadian pada Kamis tanggl 26 Agustus 2021 sekira pukul 14.00 Wib. Tempat kejadian Simpang Empat Desa Benakat Minyak. 

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Korban diketahui berinisial Nk usia dua tahun alamat SP 6 Desa Bumi Makmur Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas.

"Dari keterangan saksi-saksi, awalnya korban Nk bersama kakaknya Ni usia lima tahun berangkat ke pendopo bersama ibunya RD dan bapak tirinya nama An dengan mengendarai sepeda motor berboncengan." Jelasnya.

"Kemudian tengah jalan sempat ada keributan sehingga korban bersama kakaknya ditinggalkan dirumah kosong yang kemudian ditemukan warga," tambahnya.

Setelah mengumpulkan saksi-saksi Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi pimpinan Ipda Arzuan melakukan evakuasi terhadap jenazah dan langsung dibawa menuju RSUD Talang Ubi untuk dilakukan visum. 

"Jenazah korban saat masih berada di RS belum bisa dilakukan otopsi lantaran memerlukan persetujuan pihak keluarga."

"Sementara ini pihak keluarga korban lain telah dihubungi dan menunggu untuk penjemputan jenazah," jelasnya.

"Kita juga langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya sudah diketahui," ujarnya.

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved