Breaking News:

Berita Muaraenim

Jatuh saat Buang Hajat, Pekerja Jembatan Kereta Api Asal Tanggerang, Tenggelam di Sungai Lengi

Tragis sekali nasib Budi Prastyo (42) warga Kampung Kebon Kelapa Rt 03, Rw 04, Desa Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Yandi Triansyah
handout
Tewas Tenggelam : Budi Prastyo (42) warga Kampung Kebon Kelapa Rt 03, Rw 04, Desa Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten ini, tewas tenggelam di Sungai Lengi Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim. 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Tragis sekali nasib Budi Prastyo (42) warga Kampung Kebon Kelapa Rt 03, Rw 04, Desa Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten ini.

Lantaran ingin buang hajat, ia terpeleset dan tewas tenggelam di Sungai Lengi Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Kamis (19/8/2021) sekitar pukul 14.00.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Jumat (20/8/2021), kejadian tersebut berawal saat korban yang merupakan karyawan PT RMK yang sedang mengerjakan proyek jembatan kereta api sedang beristirahat dan hendak Buang Air Besar (BAB) di pinggir Sungai Lengi tepatnya di bawah pohon kayu yang menjorok ke dalam Sungai Lengi, berjarak sekitar 200 meter dari jembatan kereta api stasiun Gunung Megang tempatnya bekerja.

Ketika korban sedang BAB dari atas kayu tiba-tiba korban terpeleset dan jatuh ke Sungai Lengi.

kejadian tersebut didengar oleh rekannya Hari Dwi Kurnia yang mendengar seperti ada suara benda yang tercebur ke sungai dan melihat ada ombak air di sungai Lengi.

Kemudian ia langsung mendekati dan mencari tahu ke arah air yang berombak tersebut setelah dekat ia melihat ada tangan yang melambai dari dalam air layaknya orang yang akan tenggelam.

Melihat hal itu ia langsung berteriak memanggil rekannya berna Zulkarnain dan berusaha menyelam ke sungai untuk membantu korban namun tidak berhasil.

Lalu ada rekannya yang lain bernama Raditia, Roy dan Hendri juga ikut membantu menyelam ke sungai mencari korban.

Dan setelah sekitar 10 menit melakukan pencarian, akhirnya rekannya bernama Hendri berhasil menemukan korban di dasar Lubuk Sungai sedalam sekitar 5 meter.

Kemudian korban langsung dievakuasi dengan menariknya ke tepian sungai Lengi dan kemudian dibawa ke Puskesmas Gunung Megang untuk dilakukan pertolongan.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved