Kubu Juarsah Bupati Muara Enim Tak Cemas Atas Keterangan Saksi Terkait Menerima Fee dari Robi

Dua saksi yang dihadirkan menyebut ada mengirim uang ke Juarsah atas permintaan dari terpidana Elfin. Begini tanggapan Juarsah.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/chairul nisyah
Bupati Muara Enim non aktif berstatuskan terdakwa dugaan korupsi di Dinas PUPR Muara Enim, Juarsah. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sidang dugaan korupsi di Dinas PUPR Muara Enim terkait fee proyek dengan terdakwa bernama Juarsah kembali digelar pada Kamis (19/8/2021).

Seperti sidang sebelumnya, Bupati Muara Enim non aktif itu datang langsung ke Pengadilan Negeri Tipikor Palembang yang menjadi tempat digelarnya sidang.

Sidang diketuai oleh hakim Sahlan Efendi SH MH, Kamis (19/8/2021).

Dalam sidang kali ini, JPU KPK menghadirkan empat orang saksi, yang mana dua saksi di antaranya adalah Ediansyah (Staf Khusus Keuangan PUPR Muara Enim) dan Rizqi Ramdheni (Kabid Tata Bangunan PUPR Muara Enim).

Dan dua saksi terpidana Robi Okta Fahlevi selaku kontraktor serta terpidana Elfin MZ Muchtar selaku Kabid di Dinas PUPR Muara Enim yang dihadirkan secara virtual.

Namun dikarenakan kondisi kesehatan hakim ketua yang kurang baik, maka saksi yang diperiksa hanya dua orang yang dihadirkan secara langsung.

Sementara itu, dipersidangan dua orang saksi, yakni Ediansyah mengatakan bahwa dirinya pernah diminta terpidana Elfin MZ Muchtar yang saat mejabat sebagai Kabid di Dinas PUPR Muara Enim untuk mengantarkan sejumlah uang pada terdakwa Juarsah.

Yang mana saat itu, Juarsah masih mejabat sebagai Wakil Bupati Muara Enim.

"Saya pernah diminta pak Elfin (terpidana) untuk menghantarkan uang pada pak Wabup (terdakwa Juarsah)," ujar saksi Ediansyah, Kamis (19/8/2021).

Selain itu, saksi Rizqi Ramdheni mengatakan dirinya hanya menemani saat saksi Ediansyah dan terpidana Elfin MZ Muchtar mendatangi rumah terdakwa Juarsah.

"Saya tau pak Elfin dan Edi perna kerumah pak Wabup. Pulang dari sana saya baru tau kalau keduanya antar uang," ujar saksi Rizqi.

Sementara itu saat keluar dari ruang sidang, Juarsah yang ditanyai oleh awak media, menjawab singkat bahwa dirinya tidak menerima apapun.

"Saya tidak menerima apa-apa. Selebihnya tanya kuasa hukum saya saja," ujar Terdakwa Juarsah.

Dikonfirmasi awak media usai persidangan, tim kuasa hukum terdakwa Juarsah, Dr Saipuddin Zahri SH MH, didampingi oleh Daud Dahlan SH MH dan Taufik Rahmat SH MH mengatakan jika dari keterangan saksi-saksi masih bisa ditangkis atau ditepis oleh pihaknya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved