Breaking News:

Meskipun Sudah Sembuh, Pasien Covid-19 Bisa Alami Masalah Pada Otak, Begini Cara Mudah Mencegahnya

Berdasarkan penelitian, sebanyak 13 persen dari orang yang terinfeksi virus Covid-19 akan mengalami masalah pada otak.

Editor: adi kurniawan
www.murad-indonesia.com
Meditasi. 

SRIPOKU.COM -- Berdasarkan penelitian, sebanyak 13 persen dari orang yang terinfeksi virus Covid-19 akan mengalami masalah pada otak.

Kabut otak merupakan kondisi di mana otak mengalami masalah pada ingatan, konsenterasi, atau berpikir yang bisa muncul sesekali.

Masih tidak jelas mengapa hal itu bisa terjadi, apa karena faktor psikologis atau saraf, belum ada data yang cukup untuk memastikannya.

Yang jelas ketika penyintas Covid-19 mengalami kabut otak, kualitas hidupnya akan menurun karena itu berpengaruh terhadap tugas-tugas harian yang biasa dilakukan.

Tidak ada cara khusus atau obat tertentu yang dianjurkan.

Jika mengalaminya, dokter akan mendiagnosis apa yang terjadi untuk bisa memutuskan terapi yang akan diberikan.

Para ahli juga hanya menyarankan untuk melakukan sesuatu yang bisa menjaga cara kerja otak atau mengkonsumsi nutrisi yang berkhasiat bagi kesehatan otak.

Mengutip Well and Good, Patrick K. Porter, PhD, seorang ahli saraf dan pencipta aplikasi meditasi, BrainTap, dan Kristen Willeumier, PhD, seorang ahli saraf yang penelitiannya berfokus pada neurobiologi dan neuroimaging pernah memberikan saran terkait aktivitas yang bisa dilakukan untuk membuat otak tetap fokus.

Mereka memberikan edukasi terkait tujuh hal yang bisa dilakukan agar otak fokus.

Ini juga bisa dilakukan bagi orang yang mengalami kabut otak secara umum, tetapi belum ada konfirmasi pada penyintas Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved