Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Zona Merah Lepas Walkota Apresiasi Nakes dan Satgas, Update Virus Corona di Pagaralam 17 Agustus

Update Virus Corona di Pagaralam, dimana kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Pagaralam diklaim terus berkurang. 

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Walikota Pagaralam Alpian Maskoni meninjau lokasi ruang isolasi di RSUD Besemah. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Update Virus Corona di Pagaralam, dimana kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Pagaralam diklaim terus berkurang. 

Bahkan, beberapa belakangan ini Pagaralam tidak ada tembahan kasus positif lagi.

Meskipun ada penambahan kasus, namun jumlah tidak terlalu signifikan, antara 1 sampai 5 orang perhari.

Kabar baik ini juga diiringi dengan jumlah kasus sembuh dari Covid-19 yang terus saja bertambah sehingga kasus dalam pemantauan di Pagaralam juga terus berkurang.

Kondisi ini membuat Pagaralam saat ini kembali menjadi kawasan dengan resiko penularan rendah atau kembali menjadi zona kuning

Melihat kondisi ini, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan sangat beryukur dengan berubahnya status zona untuk Pagaralam dari zona merah menjadi zona kuning kembali.

Air Mata tak Terbendung dari Anggota Paskibra Pagaralam, Usai Kibarkan Bendera, Ini yang Terjadi

"Alhamdulillah jika kita kembali menjadi zona kuning setelah beberapa pekan berstatus zona merah karena banyaknya penambahan kasus positif," ujarnya.

Pencapaian ini merupakan kerja keras dari para Tenaga Kesehatan (Nakes), TNI dan Polri serta petugas lainnya yang terus mengkampanyekan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dimasyarakat.

"Ini atas kerja keras para nakes di Puskesmas dan TNI POlri yang banyak melakukan pengetatan dan sosialisasi prokes dimasyarakat," jelasnya.

Selain itu menurut Walikota faktor lain yang membuat Pagaralam bisa menjadi zona kuning yaitu tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan Prokes Covid-19 juga sudah mulai membaik.

"Kita lihat saat ini sudah lebih banyak masyarakat yang menggunakan masker saat berada diluar rumah. Selain itu tidak terlalu banyak kerumunan masyarakat sejak adanya pengetanan oleh TNI dan Polri," katanya.

Alpian berharap status zona kuning ini akan tetap bisa dipertahankan. Hal ini tergantung bagaimana masyarakat bisa menerapkan prokes dan sadar akan bahaya dari Covid-19.

"Saya juga mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi. Pasalnya dengan vaksinasi menjadi salah satu upaya kita untuk bisa mengakhiri pandemi ini," harapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved