Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Cerita Kurmin Halim Galang Sumbangan Covid-19, Sehari Terkumpul Rp 1 Miliar: Akidi Effect

Inisiatif dari teman-teman ini disampaikan padanya pada hari Selasa. Lalu Rabu sudah bergerak dan Kamisnya terkumpul lebih dari Rp 2 miliar

Editor: Soegeng Haryadi
TANGKAPAN LAYAR
Wawancara khusus Kepala Newsroom Sripo-Tribun Sumsel Hj L Weny Ramdiastuti dengan Kurmin Halim yang telah menyerahkan bantuan senilai Rp 2 miliar ke Kapolda Sumsel. 

MASYARAKAT Tionghoa Palembang Bersatu sudah menyerahkan bantuan senilai Rp 2 miliar kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Eko Indra Heri, pada Jumat (6/8) lalu. Bantuan itu diserahkan berupa barang yakni beras, oksigen hingga antigen. Kurmin Halim, berbagi cerita di Live Talk di Sripo dan Tribun Sumsel pada Senin (9/8). Berikut wawancara eksklusif Kurmin Halim dengan Kepala Newsroom Sripo - Tribun Sumsel Hj L Weny Ramdiastuti.

*****

Bagaimana awal mula tercetus donasi untuk penanganan Covid-19?
Pada dasarnya teman-teman yang peduli terhadap penanganan Covid-19 di Sumsel cukup aktif untuk berdonasi, jadi ini bukan kali pertama tapi sudah jadi agenda rutin dari semua paguyuban masyarakat Tionghoa bahkan sejak Maret tahun lalu.

Gerakan-gerakan kepedulian terhadap Covid-19 ini ada yang individu ada juga yang berkelompok dalam bentuk bantuan medis dan lain sebagainya. Tapi jujur harus diakui momen Akidi Tio ini memberi efek lebih pada donasi kami kali ini

Seperti apa efek Akidi Tio ini?
Kami ambil positifnya dari Akidi Effect ada hikmah akibat kejadian sumbangan Akidi Tio. Beberapa diantaranya yakni banyak donatur yang sebelumnya menyumbang tidak terlalu besar, tapi dengan adanya Akidi effect ini berubah menyumbang cukup besar bisa terkumpul Rp 1 miliar dalam satu hari.

Bahkan, saat pagi hari sebelum penyerahan bantuan spanduk untuk acara itu katanya sudah dipasang sehingga hari itu juga saya banyak sekali dihubungi oleh teman media termasuk Tribun Sumsel dan Sripo.

Tapi saat itu, saya belum ditunjuk sebagai juru bicara sehingga saya masih belum memberikan statment apapun.

Kapan dimulainya pengumpulan donasi ?
Inisiatif dari teman-teman ini disampaikan padanya pada hari Selasa. Lalu pada hari Rabu sudah bergerak dan Kamisnya terkumpul lebih dari Rp 2 miliar, jadi sehari itu bisa dikatakan Rp 1 miliar. Lalu pada Jumat dana sudah di atas Rp 3 miliar, dan pada Senin ini sudah Rp 4 miliar.

Jadi memang karena momennya sangat tepat, artinya ada positifnya. Sebenarnya apa yang dilakukan teman-teman ini kegiatan jangka panjang. Hanya kebetulan saja pada tanggal (6/8/2021) itu lagi heboh kota Palembang tentang Akidi Tio.

Siapa saja yang ikut berdonasi?
Yang menyumbang ini bukan hanya dari Palembang tapi luar kota juga banyak seperti dari Lahat, Lampung, Jakarta, Prabumulih dan lain-lain yang memang sepertinya orang Palembang.

Untuk sisanya digunakan seperti beli tabung oksigen, paket obat-obatan untuk teman-teman yang lagi isolasi mandiri dan lain-lain

Bagaimana mekanisme laporan pertanggungjawaban donasi ini?
Dana akan dimaksimalkan dan dipertanggungjawabannya secara terbuka agar semua yang memberikan puas dan berterimakasih apa yang diberikan dapat tersalurkan dengan baik.

Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan sosial yang temen-temen lakukan bukan instan dan sudah periodik.

Dari sebelum adanya Covid-19 rutin mengadakan bantuan terutama jelang hari raya imlek, Idul Fitri, Natal dan lain-lain. (yak)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved