Opini

Rancangan Batik Khas Pasemah Air Keruh

Asal ada niatan yang baik, tidak menjadi halangan untuk membuat dan memasarkan batik khas Paiker.

Editor: Yandi Triansyah
handout
Ilustrasi 

Motif batik sering menunjukkan status seseorang.

Sering motif batik manjadi ciri khas dari batik yang diproduksi dari keluarga tertentu.

Diantara faktor yang mempengaruhi lahirnya motif batik adalah letak geografis.

Daerah pesisir menghasilkan batik yang motifnya berhubungan dengan laut.

Lain halnya batik dari pegunungan, akan menghasilan motif batik tentang alam sekitarnyab baik menyerupai tumbuhan ataupun binatang khas daerah.

Bukan perkara muda untuk membuat maupun memiliki batik khas daerah, khususnya daerah ke¬cil sekelas kecamatan yang memiliki segala keterbatasan.

Namun belajar dari sejarah kehadiran batik sebagai kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga kerajaan di Indonesia zaman dahulu yang akhirnya ditiru oleh rakyat jelata.

Batik di¬gu¬nakan sebagai pakaian sehari-hari masyarakat yang biasanya akan dikombinasikan dengan kebaya ataupun pakaian adat.

Sejak UNESCO menetapkan Batik sebagai warisan kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan non benda pada tanggal 2 Oktober 2009, batik semakin popular dan sering menjadi pakaian formal.

Keberadaan batik tidak lagi dianggap kuno, tapi sebaliknya memakai batik kelihatan lebih elegan dan berkelas.
Motif batik pun kini sudah mulai diaplikasikan pada semua bentuk dekorasi.

Sebagai identitas dan pakaian nasional hampir setiap daerah mempunyai nama serta motif batik yang tentu saja memiliki filosofi tersendiri.

Oleh karena itu, kehadiran Batik Paiker sangat perlu sebagai dasar untuk membangun wibawa, keseragaman dan persatuan.

Sepertinya Paiker kesulitan membuat batik karena didaerah ini tidak ada sentra batik, apalagi pe-rajin batik.

Batik yang dipakai selama ini merupakan produk luar, khusus batik buatan dari pulau Jawa seperti Yogyakarta, Solo dan Pekalongan.

Asal ada niatan yang baik, tidak menjadi halangan untuk membuat dan memasarkan batik khas Paiker.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved