Olimpiade Tokyo 2020

Ada Sosok Icuk Sugiarto, Legenda Bulutangkis Indonesia Dibalik Suksesnya Apriyani Rahayu Sabet Emas

Sosok legenda bulutangkis Indonesia, Icuk Sugiarto rupanya memiliki peran dalam kesuksesan Apriyani Rahayu mendulang medali emas di Olimpiade Tokyo 20

Editor: RM. Resha A.U
Alexander NEMENOV / AFP
Atlet Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu berpose dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (2 Agustus 2021). 

Sampai akhirnya pada era 1980-an, ia berhasil menjadi pebulutangkis Indonesia yang disegani seperti nama-nama tadi.

Ia mulai naik podium di beberapa kejuaraan nasional hingga internasional.

Pasca gantung raket, ia tidak benar-benar membuang kemampuannya di dunia bulutangkis.

Ia pun masuk di kepengurusan PBSI, dan turut melatih bibit-bibit berbakat.

Saat ia membesut PB Pelita Bakrie, di situlah ia dipertemukan dengan Apriyani Rahayu.

Dikutip dari Tribunnews, Apriyani dibawa oleh M Akip Ras dari Konawe, Sulawesi Tenggara ke Jakarta tahun 2011 lalu, dan dipertemukan dengan Yuslan Kisra, seorang wartawan olahraga yang juga teman M Akip.

Melalui Yuslan, Apriyani pun diperkenalkan kepada Icuk Sugiarto yang pada saat itu sebagai pengurus di Pelita Bakrie, klub bulu tangkis.

Icuk Sugiarto
Icuk Sugiarto (Tribunnews)

Hal inipun disebut oleh Yuslan Kisra saat berbincang-bincang dengan Tribun Network baru-baru ini.

"Awal-awal sudah banyak pertanyaan. Bahkan di media lokal Kendari banyak informasi awal yang mengatakan Apriyani ke Icuk Sugiarto melalui tim talent scouting mas Icuk. Saya tidak membantah, karena saya pikir itu tidak ada guna, nanti dikira mencari nama, padahal saya memang niatnya murni membantu," ujar Yuslan Kisra.

Yuslan mengatakan niat membantunya karena Apriyani dianggap sebagai keluarga, dan satu daerah.

Yuslan pun meluruskan bahwa Apriyani ke Jakarta bukan lewat tim talent scouting.

"Awalnya saya menyembunyikan fakta ini. Namun banyak wartawan yang tahu, mereka melihat saat saya membawa Apriyani ke Icuk Sugiarto, dan menuliskan itu. Tapi terpenting Apriyani sudah sukses," kata Yuslan yang pernah tergabung di Tim Sepakbola PWI Jaya ke Porwanas Pekanbaru 2005 itu.

Dikutip dari Warta Kota, Nama Icuk Sugiarto akan selalu diingat oleh Apriyani Rahayu.

Kenapa? saat itu kalau Icuk Sugiarto tidak menerimanya sebagai anak didik di PB Pelita Bakrie Jakarta, mungkin jalan cerita karier Apriyani Rahayu akan berbeda.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved