Breaking News:

Polsek Pengandonan Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

Dikatakan Kapolsek Pengandonan Iptu Aston L Sinaga, kunjungan kapolsek beserta jajaran  ke kediaman Juliadi bin Agus (52) merupakan wujud kepedulian

Penulis: Leni Juwita | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Polsek Pengandonan
Polisi salurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Pengandonan Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). 

SRIPOKU.COM, BATURAJA -- Jajaran Polsek Pengandonan dipimpin Iptu Aston L Sinaga, Jum’at (6/8/2021) lalu,  menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Pengandonan Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Dikatakan Kapolsek Pengandonan Iptu Aston L Sinaga, kunjungan kapolsek beserta jajaran  ke kediaman Juliadi bin Agus (52) merupakan wujud kepedulian kepada korban yang sedang ditimpa musibah. 

Bantuan yang disampaikan berupa paket sembako berisi  beras, mie instan, gula, kopi dan susu untuk semua koban kebakaran.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritona SIk MH didampingi  Kasi Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal menjelaskan, bantuan yang di berikan diharapkan bisa meringankan beban penderitaan korban yang sedang mendapat musibah dan sekaligus memberikan dorongan semangat agar keluarga yang sedang menerima ujian Tuhan ini megikhlaskan cobaan ini.

Kapolsek juga berpesan kepada masyarakat sekitar untuk mewaspadai bencana kebakaran yang belakangan akhir-akhir ini sering terjadi di Kabupaten berjuluk  Bumi Senimbing Sekundang.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran yang menimpa Juliadi bin Agus (52), terjadi disaat  ASN di Kantor Camat Pengandonan sedang makan malam  dirumahnya Dusun I Desa Pengandonan, Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu) Propinsi Sumatera Selatan.

Kebakaran  yang terjadi pada haru Kamis lalu itu, mengakibatkan 3 KK (Kepala Keluarga) kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga  milik  3 keluarga penghuni rumah ludes terbakar.

Total kerugian untuk sementara ditaksir sekitar Rp 300 juta.

Untuk barang-barang yang terbakar antara lain, satu unit rumah semi permanen (panggung) berukuran 10 x 14 meter, biji kopi dan lada kering sebanyak 1 ton, uang kontan sebanyak Rp 18 juta, satu unit sepeda motor Honda Supra.  (eni)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved