Breaking News:

Bank Jumbo Catat Kinerja Positif, BCA Peringkat Atas Perolehan Laba Bersih Terbesar Semester I-2021

Bank BCA menempati posisi teratas dalam perolehan laba bersih terbesar pada semester I-2021,dengan jumlah aset urutan ketiga setelah Mandiri dan BRI

Editor: Azwir Ahmad
Warta Kota/Rangga Baskoro
ilustrasi ATM Bank BCA 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Kendati pandemi Covid-19 belum berakhir, namun kelompok bank-bank besar mencatatkan kinerja positif, yang terlihat dala laporan keuangan per Juni 2021.

Melihat pada laporan keuangan tersebut, Bank Central Asia (BCA) menempati urutan pertama dalam perolehan laba bersih terbesar di sepanjang semester I-2021 senilai Rp 14,45 triliun. Nilai itu tumbuh 18,10% year on year (yoy) dibandingkan Juni Rp 12,24 triliun.

Kendati secara aset BCA berada di posisi ketiga setelah Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI).

Menurut Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja, kinerja BCA cukup bagus di paruh pertama 2021. Karena basis perbandingan laba bersih yang lebih rendah pada triwulan II 2020, yang dipengaruhi oleh tingginya tingkat biaya kredit (Cost of Credit) saat awal pandemi Covid-19 di triwulan II tahun lalu.

Perlu dicatat, biaya cadangan di triwulan II 2020 tercatat 32,4% lebih besar dibandingkan dengan triwulan II 2021.

Pada bagian lain, Bank Mandiri masih mempertahankan posisi sebagai bank dengan aset nomor wahid. Bank Mandiri mencatatkan aset senilai Rp 1.580,52 triliun atau naik 16,26% yoy dari Juni 2020 yang senilai Rp 1.359.44 triliun.

Sementara itu, BRI pada posisi penyaluran kredit paling besar senilai Rp 929,4 triliun pada kuartal kedua 2021. Nilai itu tumbuh 0,70% yoy dari posisi yang sama tahun lalu Rp 922,96 triliun.

Dikatakan oleh Direktur Utama BRI Sunarso, bahwa kinerja BRI tersebut ditopang oleh kredit mikro yang naik 17% yoy menjadi Rp 366,56 triliun. Dus komposisi kredit mikro BRI pun mencapai 39,44% dari total penyaluran kredit BRI.

“Hal ini on the track menuju komposisi kredit mikro minimal 45% di tahun 2025. Pencapaian ini membuat proporsi kredit UMKM BRI merangkak naik menjadi 80,62% dibanding 78,58% pada periode yang sama tahun lalu,“ ungkap Sunarso secara virtual, Jumat (6/8/2021).

Ada pun Bank Permata, tampil sebagai bank yang berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja paling besar baik dari sisi aset, kredit, hingga laba bersih. Bank bersandi saham BNLI ini mencatatkan pertumbuhan laba bersih terbesar hingga 74,32% yoy dari Rp 366 miliar menjadi Rp 638 miliar di paruh pertama 2021.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved