Breaking News:

Refocusing Anggaran, Bangkitkan Ekonomi

Penanganan covid-19 di negara kepulauan dengan jumlah penduduk yg mencapai lebih dari 270 juta seperti di Indonesia bukanlah hal yang mudah dilakukan.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Istimewa
Anugrahani Prasetyowati, M.Si Analis Anggaran Muda BPS Provinsi Sumatera Selatan) 

SRIPOKU.COM - Hampir satu setengah tahun kita melewati pandemi covid-19 di negeri ini.

Pandemi yang terjadi hampir di seluruh pelosok negeri ini juga dirasakan oleh hampir semua negara di dunia.

Penanganan covid-19 di negara yang mempunyai karakteristik negara kepulauan dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 270 juta seperti di Indonesia ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.

Data pertumbuhan ekonomi yang telah dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tanggal 5 Februari 2021 menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di Indonesia pada tahun 2020 sedang tidak baik-baik saja.

Ekonomi mengalami kontraksi sekitar 2 persen dibandingkan tahun 2019 setelah selama lebih dari dua puluh tahun ekonomi tumbuh dengan baik di negara kita.

Pandemi covid-19 telah menjadi sumber kemerosotan ekonomi baik di Indonesia maupun di seluruh dunia, menjadikan masyarakat negeri harus terus berjuang agar dapat bertahan hidup di masa pandemi.

Pemerintah telah berusaha semaksimal mungkin untuk berperang melawan virus ini, mulai dari kebijakan untuk tinggal di rumah saja, kebijakan Work From Home (WFH) bagi para pegawai atau karyawan.

Dan sekolah dari rumah dengan menggunakan sarana meeting jarak jauh.

Selain itu, juga adanya pembatasan kegiatan masyarakat terutama untuk mengurangi ke-rumunan (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat – PPKM).

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved