Waspada Pinjamkan Motor Meski Itu Teman Sejak Kecil, Warga Mariana Banyuasin Ini Sudah Jadi Korban

Selain itu saya juga melakukan penggelapan tiga ponsel dengan modus berpura-pura meminjam ponsel untuk menelepon, lantas saya larikan ponsel itu,"

Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
Pria yang sudah melarikan motor temannya sendiri (pakai kaos hitam putih) saat diamankan anggota reskrim Polrestabes Palembang. 

Teks : Kanit Pidum, Polrestabes, Palembang, AKP Robert Siombing, saat mengamankan pelaku pengelapan motor, tadi malam

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Berdalih meminjam motor untuk mengambil uang di rumah neneknya, Slamet (20) malah tak kunjung mengembalikannya kepada pemilik.

Malah, warga Kecamatan Kalidoni itu nekat menjual motor teman sendiri yang tinggal di Mariana, Kabupaten Banyuasin. 

Akibat ulahnya, Slamet ditangkap oleh anggota Unit Pidana Umum (Pidum) bersama Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang di tempat kosannya di Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Rabu (4/8/2021) sekitar pukul 21.30. 

Sementara, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra, melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi, didampingi Kanit Pidum, AKP Robert P Sihombing, mengatakan bahwa ditangkapnya pelaku atas laporan korban yang tidak lain temannya sendiri. 

"Pelaku kita tangkap atas ulahnya melakukan penggelapan motor milik temannya sendiri yang terjadi pada 2 Agustus 2021, lalu di Lorong Lawang Kidul, Kecamatan IT II Palembang," ungkap Tri, Kamis (5/8/2021).

Tidak Ada Uang untuk Berobat Anak Sakit Step, Pemuda di Palembang Gelapkan Motor Paman

Lanjut Tri, saat melakukan aksinya pelaku berpura-pura meminjam motor korban untuk keperluan mengambil uang dan setelah mendapatkan motor Yamaha N Max milik korban langsung dijualnya di daerah Marina dengan pelaku Defri yang sudah tertangkap terlebih dahulu. 

Namun sebelum melancarkan aksinya terlebih dahulu pelaku datang ke rumah korban meminta diantarkan ke rumah pacarnya yang tidak jauh dari rumah korban. 

Kemudian korban pun mengantarkan pelaku dengan menggunakan sepeda motor Yamaha N Max milik korban. 

Saat di perjalanan, belum sampai di rumah pacarnya, pelaku menyuruh korban untuk berhenti dan meminjam sepeda motor korban untuk kerumah nenek meminta uang

Dikarenakan pelaku teman semasa kecil dan korban pun meminjamkan sepeda motor tersebut kepada pelaku dan korban menunggu di Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

"Namun ditunggu-tunggu pelaku tidak muncul sehingga dia membuat laporan polisi, dari laporan itulah anggota kita berhasil mengamankan pelaku," katanya. Selain melakukan penggelapan motor, pelaku juga melakukan penggelapan ponsel sebanyak tiga kali dan semuanya diakui oleh pelaku.

Sedangkan, pelaku Imam ketika ditemui di ruang piket mengakui perbuatannya telah melarikan motor korban dan menjualnya di daerah Mariana dengan Defri. 

LIHAT KODE Ibu Jari Penjaga Komplek, Rudi Sutadi, Suami Anak Bungsu Akidi Tio Putar Balik Motor

"Saya jual dengan Defri di daerah Mariana dengan harga Rp 3,5 juta dan uangnya sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain itu saya juga melakukan penggelapan tiga ponsel dengan modus berpura-pura meminjam ponsel untuk menelepon, lantas saya larikan ponsel itu dan semuanya milik teman saya," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved