Breaking News:

Kasus Hibah Rp 2 Triliun

Terungkap Siapa Aktor Utama Sumbangan Palsu Rp 2 T, Pengamat : Heriyanti Terancam Kurungan 10 Tahun

anak bungsu Akidi Tio tersebut telah membuat kegaduhan dan keonaran, maka yang bersangkutan dapat dikenakan dengan pasal 14 UU No 1 tahun 1946

Editor: Welly Hadinata
DOK STIHPADA
Dr.H.Firman Freaddy Busroh, SH, M.Hum 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pengamat Hukum dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (Stihpada) Palembang, Dr H Firman Freaddy Busro S.H M.Hum mengungkapkan berdasarkan kaca mata hukum, Heriyanti Akidi Tio bisa saja dikenakan unsur pidana apabila uang sumbangan Rp 2 Triliun tersebut tidak ada alias fiktif. 

"Yang jadi persoalan dana tersebut ada atau tidak?  Ini kan sudah menimbulkan kegaduhan di masyarakat," katanya,  Kamis (5/8/2021).

Dijelaskannya,  karena anak bungsu Akidi Tio tersebut telah membuat kegaduhan dan keonaran, maka yang bersangkutan dapat dikenakan dengan pasal 14 UU No 1 tahun 1946.

Dimana dalam pasal tersebut disebutkan, barang siapa dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan kabar bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat. 

Maka yang bersangkutan dapat dihukum pidana setingi-tingginya selama 10 tahun. 

"Artinya proses ini dapat dilanjutkan ke pengadilan apabila dananya tidak ada.  Sekarang kan kita menunggu ada tidak dana tersebut," tegas ketua Stihpada Palembang ini. 

Ketua DPW Perkumpulan Pengacara Pajak Indonesia (Perjakin) Sumsel ini menerangkan,  jika dana yang dijanjikan Heriyanti sejak awal tidak ada, maka secara niatnya memang ada unsur penipuan atau sengaja membuat keonaran sehingga menimbulkan kegaduhan di kalangan publik.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved