Breaking News:

Kasus Donasi Rp 2 T

HINGGA Malam Ini,Tim Mabes Polri Periksa Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, Kasus Rp2 Triliun

Sudah empat jam lebih pemeriksaan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri oleh tim Wasriksus dan audit Investigasi dari Itwasum Polri

Editor: Wiedarto
handout
Tim penyelidik Internal Polri saat ini sedang mendatangi Mapolda Sumsel di Jalan Jendral Sudirman Palembang, Kamis (5/8/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Sudah empat jam lebih pemeriksaan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri oleh tim Wasriksus dan audit Investigasi dari Itwasum Polri, terkait kejelasan sumbangan Rp 2 triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio melalui anak bungsu Heriyanti masih berlangsung dan belum juga kelar hingga pukul 19.24.

Tim Wasriksus Itwasum Polri yang dipimpin Irjen Pol, Agung Wicaksono tiba didepan gedung promoter Mapolda Sumsel, Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 15.00 WIB dengan menumpang mobil Toyota Land Cruiser dan Mitsubishi Pajero Sport.

Penumpang yang turun dari dalam mobil bergegas turun lalu masuk ke gedung promoter tempat ruang kerja Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri S MM. Terlihat beberapa tim penyelidik Internal Polri turun dari mobil membawa beberapa berkas.

Hanya saja, kedatangan tim Wasriksus ini awak media yang sudah menunggu didepan gedung Promoter Polda Sumsel tidak diperkenankan mengambil gambar atau meliput pemeriksaan terhadap Kapolda Sumsel tersebut dengan alasan pemeriksaan internal Polri.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi menerangkan terkait hasil pemeriksaan Kapolda Sumsel hingga saat ini belum masih berlangsung dan belum ada hasil.

"Hasilnya belum ada, saya no komen untuk pemeriksaan ini," jelasnya.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Ia menjelaskan, status Heriyanti putri bungsu mendiang Akidi Tio hingga sore hari ini masih sebagai saksi. Pihaknya masih menyelidiki kemungkinan apakah dirinya dapat menjadi tersangka.

"Terkait Heriyanti hari ini progres pemeriksaannya tetap berlanjut. Tadi kita mengirimkan Psikolog dari Polda Sumsel, dan psikolog dari Mabes Polri. Kasus tetap berlanjut meski ada kata maaf dilakukan Kapolda," jelasnya.

Menurutnya, pemeriksaan kejiwaan dari Heriyanti ini dilakukan untuk memastikan dirinya sehat secara fisik dan mental. Hal ini akan berdampak pada kemungkinan, proses pemeriksaan lanjutan akan diteruskan untuk menggali motif dirinya dalam memberikan bantuan hibah Rp2 Triliun.

"Hasilnya kan belum ada, kita pastikan dulu. Apa lagi kemarin sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan (PCR) dari Dinkes Sumsel, yang hasilnya juga masih ditunggu," kata Supriadi.

Ia menambahkan, Polda Sumsel masih terus menelusuri dana hibah tersebut dengan menggandeng PPATK serta BI. Pihaknya juga sudah mengirimkan surat untuk memeriksa aliran dana yang selama ini berada di rekening saksi.

"Motifnya akan terus kita gali. Kita akan lihatnya endingnya sampai dimana," ungkapnya. (oca)

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved