Breaking News:

PON Papua

Head Coach Abas Akbar: Semua Pesilat Sumsel Berpeluang Raih Medali di PON Papua

Adapun keenam atlet yang mengikuti Pelatda PON XX yakni di kelas E putra ada Alvin Masais, kelas E putri Nia Larasati, F putri Fransisca Sandra Dewi

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Atlet cabor pencaksilat Sumsel mengikuti Pelatda PON XX di Padepokan Pencak silat Abas Akbar di Jl Musi 6 Komplek Way Hitam Palembang, Kamis (5/8/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak enam atlet cabor pencaksilat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti Pelatda PON XX di Padepokan Pencak Silat Abas Akbar di Jl Musi 6 Komplek Way Hitam Palembang, Kamis (5/8/2021).

Head coach, Abas Akbar, mengaku meski dengan persiapan seperti ini, soal target sangat berharap pesilat Sumsel bisa meraih prestasi terbaik mempersembahkan medali pada PON XX yang berlangsung 2-15 Oktober 2021 di Papua nanti.

"Kami masih tetap bersemangat untuk berjuang menghasilkan yang terbaik sehingga bisa membawa pulang medali," ungkap Abas Akbar kepada Sripoku.com.

Adapun keenam atlet yang mengikuti Pelatda PON XX yakni di kelas E putra ada Alvin Masais, kelas E putri Nia Larasati, F putri Fransisca Sandra Dewi, G putra M Juan, kategori ganda putra Andre dan Supriyadi.

Di bawah gemblengan head coach Abas Akbar, pelatih Abdur Rahman, dan Agung Subarkah, serta beberapa pesilat sparing mereka giat mengikuti pelatda setiap Senin hingga Jumat pagi dan sore.

"Kalau Pelatda resminya kan mulai 5 Juli 2021. Pelatda berjalannya sejak awal tahun. Kita sebetulnya sudah sejak tahun 2020 latihan persiapan PON ketika pelaksanaan PON diundur kita tetap berlatih," kata Abas yang langganan menjuarai SEA Games.

Menurutnya latihan saat ini sudah memasuki pra kompetisi sehingga banyak melakukan di gelanggang.

Kecuali pada hari Rabu melakukan fitnes di Sport Science JSC dan latihan an aerob (kategori pendek 3 ronde) setiap pada hari Jumat.

Selebihnya melakukan latihan teknik semua untuk maintenance kondisi fisik.

"Kita tahu semua daerah mempersiapkan atletnya untuk berlaga di PON nanti. Tinggal strategi, dan taktik serta motivasi terhadap atlet. Soal peluang meraih medali, itu sama. Tinggal siapa yang bisa bermain baik dan tidak boleh lengah," pesan Abas yang juga pelatih PPLPD Musibanyuasin.

Ia juga berharap Gubernur Sumsel membantu mendorong diselesaikan keterlambatan honor atlet dan pelatih, biaya training camp, try out, try in, serta bantuan biaya peralatan pertandingan.

"Seluruh cabor masih menunggu dana. Kita ingin try out, try in, training camp untuk evaluasi baik teknik, strategi maupun mental. Kita mau perang. Pak Gub, Dispora, KONI bantu kami mencairkan uang keperluan PON ini," jelas Abas.

Abas yang juga pegawai Bank Sumsel Babel berterimakasih Dirut BSB mendukung untuk dispensasi tidak masuk kerja.

Begitu juga atlet baik yang masih bersekolah maupun bekerja telah mendapat dispensasi sehingga bisa fokus full latihan.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved