Tanaman Ekor Naga

Ciri-ciri Daun Ekor Naga, Lengkap Cara Menanamnya Agar Keluar Akar dan Tunas

Berikut ini ciri-ciri dari Daun Ekor Naga lengkap dengan cara menanamnya agar keluar akar dan tunas

Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Diding, memerlihatkan tanaman Daun Ekor Naga di Kota Lubuklinggau 

SRIPOKU.COM -- Berikut ini ciri-ciri dari Daun Ekor Naga lengkap dengan cara menanamnya.

Memiliki daun berwarna hijau yang lebar dan memiliki belahan atau seperti potongan pada sisi daunnya.

Sesuai dengan bentuknya, tanaman ini dikenal dengan nama ekor naga.

Atau terkenal dengan nama Daun Ekor Naga.

Daun Ekor Naga berasal dari tanaman yang memiliki nama latin Rhaphidophora pinnata (L. f) Schot.

Tanaman berasal dari Himalaya ini merupakan tumbuhan herba, epifit dengan tumbuhan merambat.

Biasanya melekat pada tumpuannya seperti tembok atau pohon dan juga memiliki akar gantung, memanjat dengan tinggi 5 hingga 20 meter.

Nama Daerah Tanaman Ekor Naga

Pada umumnya tanaman ekor naga di Indonesia bernama Tapanawa tairis, sedangkan orang Sunda menamainya Lolo munding dan Lolo tali.

Sedangkan di Pulau Jawa dinamai Jalu mampang, Sulang, kemudian orang Bali menamai ekor naga adalah Samblung, lalu Sumatera Utara daun ekor naga.

Ciri Ciri Daun Ekor Naga

Tanaman ekor naga memiliki daun yang berwarna hijau, seperti bercabang cabang dan bertoreh serta ujung daunnya meruncing.

Dengan bentuk bulat memanjang. Spatha berbentuk seperti kano, berwarna hijau dan spadic berbentuk silindris.

Daunnya berbentuk hampir mirip dengan ekor naga, maka dari itu tanaman tersebut diberi nama tanaman ekor naga.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved