Berita Selebriti
Aksi Orang Tua Ayu Ting Ting Datangi Haters Jadi Bumerang, Hotman Paris Minta Bereaksi: Lupakan!
Kesal dengan ujaran kebencian bertahun-tahun dialami kepada anak dan cucunya, Umi Kalsum dan Abdul Rozak bertindak cepat.
Penulis: Shafira Rianiesti Noor | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM - Keluarga Ayu Ting Ting belakangan ini kembali menuai sorotan.
Hal itu tak lain lantaran ulah ayah Rozak dan Umi Kalsum, kedua orang tua Ayu Ting Ting.
Kesal dengan ujaran kebencian bertahun-tahun dialami kepada anak dan cucunya, Umi Kalsum dan Abdul Rozak bertindak cepat.
Orang Tua Ayu Ting Ting merasa kesal hingga membawa anggota polisi mendatangi rumah haters Ayu Ting Ting.
Pantauan Sripoku.com di akun instagram @mom_Ayting92_, ibu Ayu Ting Ting tersebut mengabadikan momennya saat mendatangi rumak pelaku tersebut.
"inilah rumah heters alhamduliah ibu ayah berserta aparat kepolisian kapolda setempat bisa sampai kerumah orang tuanya hetersyang pertempat tinggal podomulo bojonegoro jawa timur yang bernama kartika damayanti bertemu dengan orang tuanya dan kita sudah masukan laporan kejalur hukum yang berlaku di indonesia terima kasih buat semuanya yang sudah membantu ibu sekeluarga mencari pelaku yang sudah mencemarkan nama baik @ayutingting92 sekeluarga ," tulis Umi Kalsum.
Rupanya keberadaan pelaku haters Ayu Ting Ting tidak berada di Indonesia sehingga Umi Kalsum meminta pemerintah Singapura untuk membawa Damayanti pulang ke tanah air.
"semoga ada yang bisa membantu bagaimana caranya dia kartika damayanti yang ber Alamat balaidesa tondomulo kec kedungadem Kab bojonegoro jawa timur kembali ke indonesia untuk tanggung jawab atas segala pencemaran nama baik anak dan cucu saya @kbrisingapura mohon bantuannya tidak ada orang tua yang terima anak cucunya di hujat sama manusia yang 1 ini semoga saya bisa membawa dia kembali ke indonesia biar dia bisa pertanggung jawabkan atas segala perbuatannya sesuai hukum yang berlaku di indonesia aamin," tulisnya lagi.
Video Abdul Rozak dan Umi Kalsum mendatangi rumah haters Ayu Ting Ting pun juga beredar, dimana orang tua pelaku meminta maaf atas perbuatan sang anak.

Baca juga: Wajah Pemilik Akun Haters Ayu Ting Ting yang Didatangi Abdul Rozak & Umi Kalsum, Ada di Luar Negeri
Baca juga: Polisi Ungkap Maksud Abdul Rozak & Umi Kalsum Soal Datangi Haters Ayu Ting Ting: Cuma Tanya Alamat
Rupanya aksi Umi Kalsum dan ayah Rozak itu justru menuai sorotan banyak mata.
Pasalnya kehadiran mereka dinilai kurang tepat, lantaran sekarang sedang dalam situasi PPKM.
Aksi ini memang menuai kecaman dari berbagai pihak seperti warganet, bahkan anggota DPR RI Komisi IX Rahmad Handoyo pun angkat bicara.
Sebab menurut Rahmad Handoyo tindakan sudah arogan dan juga melanggar PPKM.
Ia mempertanyakan apakah tindakan kedua orang tua Ayu Ting Ting yang bisa masuk ke Bojonegoro dari kediamannya di Bogor Jakarta itu adalah hal yang masuk dalam urgen atau esensial.
Rupanya komentar Rahmad Handoyo ini justru memicu reaksi Hotman Paris.
Hotman Paris tampak memberikan pembelaan pada keluarga Ayu Ting Ting.
Namun Hotman Paris sendiri meminta Ayu Ting Ting untuk menutup masalahnya itu.
Menurutnya, seorang publik figur harus tahan banting mendengar cacian dari haters.
Jika seorang publik figur mengambil langkah hukum, justru akan merugikannya.
"Saya selalu bilang ke klien saya, kalau itu pencemaran nama baik dan masih berada di batas normal, lupakan," ujar Hotman dari YouTube ESGE Entertainment.
"Karena kita sebagai publik figur harus siap kelakuan kita dinilai, dan tidak selalu positif. Dan semakin kau laporkan dan ambil tindakan hukum, nama kita bisa jadi tercemar," katanya menambahkan.
Hotman menyebut cacian netizen justru akan hilang seiring berjalannya waktu.
"Sementara kalau kita diamkan bisa saja hilang dengan sendirinya," tuturnya.
Sementara itu, Hotman juga menilai aksi orangtua Ayu justru akan menjadi bumerang, jika keduanya melakukan hal buruk pada orangtua sang haters.
"Kalau sebatas mendatangi dan belum melakukan kekerasan itu bukan main hakim sendiri. Kalau sampai mencaci dan kalimatnya ada unsur pidana, yang menyalahi hukum," ujar Hotman.
"Bisa jadi bumerang tergantung kalimatnya apa," katanya.