Berita Religi
Jarang Disadari, Ternyata Inilah Tanda-tanda Sholatmu Diterima oleh Allah, No 6 Dekat dengan Surga
Sholat bukan hanya sekadar ibadah, melainkan fungsinya menjauhkan diri dari perbuatan keji dan mungkar, apa tandanya sholat kita diterima oleh Allah?
Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM - Apa saja tanda jika Allah menerima sholat seorang muslim? Berikut ini ulasan selengkapnya.
Sholat merupakan tiang agama dan bagian pondasi bagi agama Islam.
Jadi barang siapa yang tidak mendirikan sholat sama saja dengan meruntuhkan bangunan agamanya.
Apalagi amalan pertama yang ditanya Allah Subhanahuwata'ala di akhirat kelak ialah sholat.
Begitu pentingnya kedudukan sholat dalam syariat Islam.
Sheingga sholat menjadi kewajiban yang pertama kali harus dilaksanakan setelah seorang muslim mengaku beriman kepada Allah Subhanahuwata'ala.
Sholat merupakan perkara yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat.
Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Sholallahu 'alaihi wa sallam,
"Perkara yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah sholat. Apabila sholatnya baik maka seluruh amalnya pun baik. Apabila sholatnya buruk maka seluruh amalnya pun akan buruk." (HR. At-Thabrani)
Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Sholallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:
"Sesungguhnya yang pertama kali dihisab dari amal seorang hamba pada hari kiamat adalah sholat. Apabila sholatnya baik maka ia telah berbahagia dan sukses, tetapi apabila sholatnya jelek maka ia telah celaka dan merugi dan apabila ia kurang dalam melakukan sholat wajib maka Allah akan berkata, 'Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki sholat sunnah', lantas disempurnakanlah dengannya yang kurang dari sholat wajib itu. Kemudian yang demikian itu berlaku pula bagi seluruh amalnya." (HR. At-Tirmidzi)
Juga diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Sholallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Sesungguhnya (batas antara seseorang dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan sholat." (HR. Muslim)
Hadits tersebut menunjukkan begitu pentingnya menunaikan sholat.
Karena tanpa tiang yang kokoh pada sebuah bangunan maka bangunan itu akan roboh, Rasulullah bersabda,
"Sholat adalah tiang agama. Barang siapa menegakkan sholat maka berarti ia menegakkan agama dan barang siapa meninggalkan sholat berarrti ia merobohkan agama."
Mungkin ada yang bertanya, ada orang yang rasjin sholat, tetapi mengapa tidak mencegah dirinya dari perbuatan keji dan mungkar.
Orang seperti ini tidak merasakan manfaatnya sholat dalam kehidupannya.
Dia tidak merasakan kenikmatan dari sholat yang dia lakukan.
Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Maka besar kemungkinan jika sholatnya tidak diterima Allah Subhanahuwata'ala.
Hal ini disabdakan oleh Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallam,
"Pada hari kiamat nanti ada orang yang membawa sholatnya kepada Allah. Kemudian dia mempersembahkan sholatnya kepada Allah. Lalu sholatnya dilipat seperti dilipatnya pakaian kotor, kemudian dilemparkan ke wajahnya. Allah tidak menerima sholatnya."
Imam Hasan Al-Basri rahimahullah pernah mengatakan,
"Wahai anak manusia, sholat adalah perkara yang menghalangimun dari maksiat dan kemungkaran. Jika sholat tidak menghalangimu dari kemasiatan dan kemungkaran, maka hakikatnya engkau belum sholat."
Lantas, bagaimana tanda orang yang diterima sholatnya oleh Allah Subhanahuwata'ala?
Beirkut ini ulasan selengkapnya yang dibagikan melalui kanal YouTube Nasihat Muslim.
Baca juga: Jarang Disadari, 10 Kesalahan Wudhu ini Dapat Batalkan Sholat Bahkan Tidak Sah, No 8 Sering Terjadi
1. Orang yang sholat namun selalu merendahkan diri karena Allah Subhanahuwata'ala.
Sholat yang diterima adalah sholat yang penuh kerendahan diri di hadapan kebesaran Allah.
Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Orang yang rendah diri akan mampu merasakan khusyuk dalam hatinya.
Jiwanya sadar dengan siapa ia menghadap.
Para ulama mengatakan ola kita sudah bediri di atas sajadah, sudah mengangkat tangan untuk takbir, ketahuilah bahwa kita sudah meninggalkan dunia, sudah meninggalkan bumi, sudah mi'jaj menghadap Allah, seperti rasulullah kita sudah berada di Sidratul Muntaha.
2. Orang yang sholat namun tidak menyombongkan diri kepada makhluk Allah Subhanahuwata'ala
Sikap tawadu dalam sholat melahirkan rendah hati dalam pergaulannya dengan sesama manusia.
Kekayaan, kekuasaan dan pengetahuan tidak membuatnya menjadi sombong, karena ia tahu itu semua hanyalah titipan Allah.
Sehingga orang yang sholatnya diterima tidak akan merasa dirinya lebih tinggi daripada orang lain.
Rasulullah bersabda,
"Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada perasaan sombong walau hanya sebesar debu" (HR. Muslim)
3. Orang yang tidak mengulangi maksiat kepada Allah
Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Sekali waktu mungkin kita pernah terjerembab dalam kubangan dosa.
Lalu sholatnya membuatnya menangis dan mengemis kepada Allah, memohon ampunan kepada sang Khalik.
Dan meninggalkan seluruh kemaksiatan yang pernah dilakukan.
4. Orang yang dengan sholatnya mampu mengendalikan hawa nafsunya
Rasulullah Sholallahu'alaihiwasallam bersabda,
"Barang siapa yang sholatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar, maka sesungguhnya sholatnya hanya menambah kemurkaan Allah dan jauh dari Allah Subhanahuwata'ala" (HR. Bukhari, Muslim)
5. Orang yang banyak berdzikir
Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallam.
Ya Rasulullah, syariat Islam sudah banyak pada diriku, ajarkanlah kepadaku sesutau yang bisa aku pegang teguh untuk selamanya.
Kemudian Rasulullah menjawab usahakanlah lidahmu selalu basah menyebut nama Allah. Jangan biarkan lidahmu kering tanpa menyebut nama Allah.

Update 2 Agustus 2021. (https://covid19.go.id/)
Dzikir dapat dilakukan setiap saat, ketika berdiri, duduk, berbaring.
Allah Subhanahuwata'ala berfirman,
Artinya:
"(Yaitu) Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah, ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram" (QS. Ar-Rad: 28)
6. Orang yang sholat menyayangi orang miskin, musafir, wanita yang ditinggal suaminya dan mengasihi orang yang ditimpa musibah.
Sholat yang dilakukannya membekas dalam kehidupan sebagai khalifah Allah yang saling menyayangi sesama makhluknya.
Memberi makan kepada orang yang lapar dan memberi bantuan kepada orang yang tertimpa musibah.
Rasulullah Sholallahu 'alaihi wa sallam berasabda :
"Orang yang dermawan dekat dengan Allah, dekat dengan manusia dan dekat dengan surga. Sedangkan orang yang bakhil atau pelit jauh dari Allah, jauh dari manusia dan dekat dengan neraka."
Maka dari itu, perlunya menyelaraskan hati dan perbuatan dalam mengerjakan sholat.
Demikianlah tanda-tanda orang yang sholatnya diterima oleh Allah, semoga kita termasuk ke dalamnya.