Breaking News:

Berita Palembang

Neraca Produksi Negatif, PDAM Tirta Musi Palembang Pinjam Uang 90 Miliar dari BSB, Untuk Apa?

"Sebagai dasar saja, biasanya orang yang gunakan air sumur sekarang beralih menggunakan air bersih PDAM saat kemarau,"

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Refly Permana
sripoku.com/rahmaliyah
Direktur Utama PDAM Tirta Musim, Andi Wijaya  

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Musim kemarau yang terjadi nyatanya ikut memberi dampak pada produktivitas air bersih yang didistribusikan oleh PDAM Tirta Musi Palembang. 

Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya, mengatakan dengan kondisi ini pihaknya mengimbau para pelanggan untuk hemat dalam penggunaan air bersih.

Ini seiring dengan meningkatnya kebutuhan air bersih pelanggan ditengah kondisi kemarau.

Sementara neraca produksi negatif dibandingkan dengan jumlah konsumsi air di masyarakat. Artinya, permintaan pelanggan lebih besar dari kapasitas produksi PDAM Tirta Musi

"Karenanya kami mengimbau agar pelanggan berhemat. Sebagai dasar saja, biasanya orang yang gunakan air sumur sekarang beralih menggunakan air bersih PDAM saat kemarau," katanya, Senin (2/8/2021). 

42 Honorer PDAM Tirta Betuah Banyuasin Minta Pengangkatan Karyawan Dibatalkan, Duga Ada Gratifikasi

Dijelaskan Andi, kapasitas produksi PDAM Tirta Musi Palembang itu 4.300 liter/detik di kondisi kemarau.

Jumlah produksi air bersih yang diolah olahraga PDAM pun dinilai kekurangan untuk di distribusikan ke 300 Ribu lebih pelanggan. 

"Berapapun yang kita distribusi selalu habis. Makanya di beberapa wilayah kita buat pola pengaliran terjadwal tidak 24 jam.

Seperti untuk yang berada di ujung aliran mereka karena kondisi kemarau ini tidak bisa dapat air sebanyak sebelum kemarau, seperti di Sukawinatan dan Sako yang kita buat terjadwal, " Katanya 

Untuk meningkatkan kapasitas produksi, PDAM akan menggunakan dana pinjaman dari BSB senilai Rp 90 miliar yang telah diproses belum lama ini, guna penyelesaian Intake Karang Anyar membangun instalasi 500 liter/detik. 

"Akhir tahun ini ditargetkan selesai sehingga 10 ribu pelanggan baru juga bisa ter-cover tak perlu lama menunggu pemasangan baru," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved