Breaking News:

Anak Bungsu Akidi Tio Dikabarkan Berutang Dimana-mana, Mantan Ketua DPR Marzuki Alie: Itu Biasa

Dokter pribadi sekaligus orang kepercayaan keluarga Akidi Tio mengatakan dalam wawancara virtual, penyaluran dana bantuan bernilai fantastis itu sudah

Editor: Sudarwan
Humas Polda
Bantuan diberikan keluarga mendiang Akidi Tio mencapai Rp 2 Triliun, melalui dokter keluarga mereka di Palembang, Prof dr Hardi Darmawan, di Mapolda Sumsel, Senin 26 Juli 2021 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hingga kini waktu pencairan dana bantuan sebesar Rp 2 triliun dari keluarga mendiang Akidi Tio untuk masyarakat terdampak covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih simpang siur.

Bahkan ada kabar yang menyebutkan, anak bungsu mendiang Akidi Tio dari rumahnya yang berada di kawasan Kecamatan Ilir Timur I Palembang Heriyanti, memiliki utang di beberapa kerabatnya.

Menyikapi hal tersebut, mantan Ketua DPR RI Marzukie Alie yang dimintakan tamggapan terkait adanya kabar keluarga Aikidi Tio memiliki utang bisa saja.

Meski begitu, ia berharap hal itu tidak membuat polemik dari niat keluarga besarnya menyumbangkan dana Rp 2 triliun untuk penanganan covid-19 di Sumsel.

"Kita tidak mau mengurusi soal (Akidi) nanti jadi salah kita. Siapa yang menyumbang harusnya tidak perlu dipermasalahkan. Apalagi Rp 2 triliun itu tidak dikit," kata Marzuki saat dihubungi, Sabtu (31/7/2021).

Mantan Sekretaris Jenderal partai Demokrat ini pun menilai, jika ada keluarga almarhum Akidi dikatakan memiliki utang di beberapa kerabatnya, hal itu biasa meskipun orang itu memiliki kekayaan melimpah.

"Kalau bekawan biasa (berutang) banyak duit. Akupun biasa kalau kepepet berutang meski banyak duit dan tidak masalah," jelasnya.

Sebelumnya, melalui laman youtube artis Helmi Yahya yang dipublish, Jumat (30/7/2021), Prof Dr dr Hardi Darmawan, dokter pribadi sekaligus orang kepercayaan keluarga Akidi Tio mengatakan dalam wawancara virtual, penyaluran dana bantuan bernilai fantastis itu sudah dilakukan.

Pernyataan ini disampaikan dr Hardi di menit ke 26 tepatnya saat Helmi Yahya menanyakan apakah penyerahan sudah terjadi.

"Sudah, sudah, sudah," ujar dr Hardi seraya menganggukkan kepala.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved