Berita Palembang

Tertipu Arisan Online Hingga Rugi 59 Juta, Perempuan di Kalidoni Palembang Ini Lapor ke Polda Sumsel

Pertama kali klien kami ikut arisan online pada Agustus 2020 lalu dengan sistem pembayaran melalui transfer lewat rekening, 1 bulan bisa 3 kali,"

Editor: Refly Permana
net
Ilustrasi arisan online. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Korban penipuan berkedok arisan online kembali terjadi di Kota Palembang.

Kali ini, seorang perempuan di Jalan Mayor Zen, Kecamatan Kalidoni melaporkan seseorang berinisial HY dengan laporan tentang penipuan arisan online.

Dirinya mengaku mengalami kerugian hingga Rp. 59.700.000, akibat mengikuti arisan yang dikelola oleh HY.

Merasa ditipu, korban yang diwakili kuasa hukumnya Soeheindra Tamzil SH, melaporkan HY ke Polda Sumsel dalam perkara pasal 378 dan atau pasal 372 KUPH, Jumat (30/7/2021).

Ditemui usai membuat laporan Soeheindra Tamzil SH didampingi M Fadli SH, mengatakan kliennya mengikuti arisan online yang bandarnya adalah HY yang beralamat di Sekip Madang Palembang. 

Puluhan Warga Tertipu Lelang Arisan di PALI Total 1,5 Miliar, Kami Terperdaya Slogan Ontime & Amanah

Kliennya mengikuti arisan online tersebut, sejak Agustus 2020 lalu.

"Antara klien kami dengan terlapor saling kenal.

Pertama kali klien kami ikut arisan online pada Agustus 2020 lalu dengan sistem pembayaran melalui transfer lewat rekening dalam satu bulan bisa tiga kali membayar dengan total yang telah disetor klien kami Rp 59 juta," ujarnya kepada wartawan, Jumat (30/7/2021).

Namun hingga saat ini kliennya belum juga mendapatkan kembali uangnya, apalagi keuntungan dari arisan online yang diikuti kliennya tersebut.

"Dalam arisan online ini bukan hanya klien kami saja yang menjadi korban. Namun ada korban lain juga yang sudah membuat laporan terhadap terlapor yang sama," jelasnya.

Sebelum menempuh jalur hukum, melalui kuasa hukumnya Celi Herlina telah melayangkan somasi dua kali kepada terlapor namun tidak diindahkan sama sekali oleh terlapor.

"Dengan laporan ini, klien kami berharap polisi segera menindak lanjuti laporannya, sehingga hak hak kliennya bisa kembali dari terlapor," ujar kuasa hukum korban.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya laporan pelapor dalam kasus penipuan dan atau penggelapan sesuai dengan pasal 378 dan atau 372 KUPH. Laporan pelapor sudah diterima dengan nomor register. Nomor : STTLP / 695 / VII / 2021 / SPKT Polda Sumsel.

Bandar Penipu Uang Arisan Ratusan Peserta: Saya Minta Maaf karena tak Mampu Kembalikan Uang Arisan

"Laporan pelapor akan dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Sumsel selanjutnya akan dilakukan penyelidikan,"singkatnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved