Breaking News:

Kenali Tumbuh Kembang Bayi 4 Bulan, Mulai Bisa Tengkurap dan Balik Sendiri hingga Menyebut 1-2 Kata

Bayi berusia 4 bulan biasanya sudah mulai bisa tengkurap dan telentang dengan sendirinya dan juga sudah mulai mengeluarkan satu dua kosa kata.

Hello Sehat
Bayi 

SRIPOKU.COM - Memiliki seorang bayi tentu menjadi kebahagiaan yang tak ternilai di mata orang tua.

Semua kasih sayang dan yang terbaik pasti akan diberikan kepada orang tua pada bayinya.

Memang di tengah pernikahan, kehadiran bayi merupakan anugrah yang tak ternilai.

Lantas bagaimana perkembangan bayi itu sendiri?

Dilansir dari web Alodokter, ini perkembangan bayi yang baru berusia 4 bulan.

Bayi berusia 4 bulan biasanya sudah mulai bisa tengkurap dan telentang dengan sendirinya.

Selain itu bayi 4 bulan juga perlahan mengeluarkan satu hingga dua kosa kata.

Seperti 'ba-ba' atau 'ma-ma'.

Biasanya kata-kata yang sering diucapkan ini, kata-kata yang sering didengarnya.

ilustrasi bayi
Ilustrasi Bayi (Shutterstock)

Memasuki usia 4 bulan, berat badan dan panjang bayi biasanya sudah bertambah dua kali lipat dibandingkan ketika dilahirkan.

Untuk bayi berjenis kelamin laki-laki, berat badannya sekitar 5,6–8,6 kg, dengan panjang sekitar 60–67,8 cm.

Sedangkan, bayi perempuan memiliki berat badan 5,1–8,1 kg, dengan panjang 58–66,2 cm.

Kemampuan motorik

Pada usia ini, kursi goyang khusus untuk bayi (bouncer) dapat menjadi sarana bermain yang tepat untuknya.

Mainan yang tergantung di atasnya dapat menjadi alat untuk mengembangkan koordinasi tangan dan matanya.

Karena maianan-mainan itu akan menjadi pusat perhatiannya.

Selain itu, bayi usia 4 bulan umumnya memiliki kemampuan berikut ini:

Mampu meraih benda yang menarik perhatiannya. Hal ini menandakan koordinasi tangan dan penglihatannya terus membaik.
Matanya dapat mengikuti pergerakan dan perpindahan orang atau benda dari satu tempat ke tempat lain.
Mampu menggulingkan badan dari posisi telentang ke tengkurap dan sebaliknya.
Saat posisi berdiri, kakinya dapat menjejak lantai meski belum dapat berjalan.
Mampu menegakkan kepala dan pundak saat diangkat dari tempat tidur dan digendong.
Mulai mencoba untuk duduk dengan bantuan orang dewasa, karena tulang belakangnya sudah cukup kuat.
Karena bayi 4 bulan mulai aktif bergerak, pastikan ia berguling di tempat tidur atau permukaan yang aman. Tempatkan pengaman di sekitarnya seperti tumpukan bantal agar ia tidak terjatuh.

Kemampuan bicara

Bayi usia 4 bulan mulai dapat berceloteh dan menirukan suara yang ia dengar dengan memperhatikan pergerakan bibir saat orang bicara.

Vokal ‘a’ adalah huruf yang paling sering diucapkan bayi lebih dulu, terutama saat ia mulai bisa berceloteh. Ia pun mulai menyukai kemampuannya membuat bunyi-bunyi dan mendengar suara itu di telinganya sendiri.

Untuk menstimulasi kemampuan bicara Si Kecil, Anda dapat mengajaknya berkomunikasi dengan mengucapkan kata-kata sederhana, seperti ‘mama’ atau ‘papa’.

Anda juga perlu segera merespons begitu Si Kecil berusaha mengucapkan sesuatu. Ini diperlukan agar ia semakin yakin untuk mengucapkan kata-kata lebih banyak.

Kemampuan sosial

Bayi 4 bulan umumnya dapat tersenyum secara spontan terhadap orang yang menarik perhatiannya. Selain itu, biasanya ia juga sudah mampu melakukan hal-hal berikut ini:

Mampu menirukan ekspresi wajah orang dewasa yang tersenyum lebar atau cemberut.
Mulai dapat bermain dengan orang lain dan bisa menangis ketika permainan berhenti.
Meski komunikasinya masih melalui tangisan, tetapi suara tangisannya mulai terdengar berbeda untuk setiap kebutuhan, misalnya ketika lelah, lapar, atau sakit.
Ada kalanya ia sudah mulai dapat tertawa ketika melihat hal yang dianggapnya lucu atau menarik.
Hal Lain yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
Lambung bayi 4 bulan sudah lebih besar dibandingkan sebelumnya, sehingga frekuensi menyusunya akan lebih berkurang. Namun, dalam satu kali sesi menyusu, ia akan memenuhi perutnya hingga kenyang.

Sebagian orang tua juga sudah mulai memberikan makanan padat kepada bayi 4 bulan atau bahkan sebelumnya. Namun, Anda dianjurkan untuk tetap memberikan ASI eksklusif kepada bayi 4 bulan dan baru memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) setelah bayi berusia 6 bulan.

Hal ini karena memberikan MPASI terlalu dini dapat membuat risiko alergi menjadi lebih tinggi dan bayi tidak mendapat asupan nutrisi serta manfaat yang optimal dari ASI.

Selain itu, semua hal dapat menjadi mainan dan hal menarik bagi bayi 4 atau 5 bulan, sehingga sebenarnya di usia ini ia belum terlalu butuh banyak mainan. Bebaskan ia untuk memegang berbagai benda bersih dan aman, seperti handuk, permukaan sofa, bola, dan buah, agar ia bisa mengenal berbagai tekstur, bentuk, dan warna.

Hal yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Pertumbuhan tiap bayi bersifat unik dan tidak dapat disamakan. Keterangan di atas merupakan hal yang dapat menjadi panduan, tetapi tidak menjadi sesuatu yang harus dimiliki setiap bayi pada usia ini.

Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh orang tua, seperti:

Bayi tidak tersenyum ketika melihat orang tuanya atau sesuatu yang menarik perhatian
Kepalanya tidak dapat tegak dengan sendirinya
Tidak dapat memperhatikan pergerakan benda
Tidak memasukkan benda yang dipegangnya ke mulut
Kakinya tidak menjejak ke permukaan lantai jika diposisikan berdiri
Tidak juga berceloteh atau mengeluarkan suara apa pun
Jika Si Kecil mengalami beberapa kondisi di atas, cobalah bawa ia ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Baca juga: Kenali Tumbuh Kembang Bayi Satu Bulan, Bisa Kenali Suara Orang Tua, Jangan Khawatir Timbangan Turun

Baca juga: Kenali Tumbuh Kembang Bayi 2 Bulan, Mulai Berinteraksi dan Perlahan Bisa Respon Suara Orang Tuanya

Baca juga: Kenali Tumbuh Kembang Bayi 3 Bulan, Bisa Diajak Bermain, Hindari 5 Hal Ini Bila Tak Ingin Cedera

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved