Breaking News:

Kedai Puan Bisa Jadi Rekomendasi Tempat Ngopi di Palembang, Seruput Kopi Sambil Baca Komik

"Di sini ada buku-buku yang sebagian koleksi saya dan kakak saya, dan sebagian lain ada sumbangan dari orang. Untuk pinjam bawa pulang juga boleh,"

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Refly Permana
dokumen kedai puan
Kedai Puan, salah satu rekomendasi tempat ngopi di Palembang. (Foto diambil sebelum masa PalembangPPKM level 4). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kedai kopi kini tak hanya menyajikan aneka racikan kopi saja. Agar disukai pengunjung, kedai kopi pun menawarkan berbagai fasilitas, salah satunya koleksi komik yang bisa dibaca gratis.

Seperti halnya di Kedai Puan, yang bisa menjadi salah satu rekomendasi tempat ngopi di Palembang.

"Di sini ada buku-buku yang sebagian koleksi saya dan kakak saya, dan sebagian lain ada sumbangan dari orang. Untuk pinjam bawa pulang juga boleh," ujar Putri, pemilik Kopi Puan, Jumat (30/7/2021).

Kedai kopi ini terbagi dua tempat. Ada ruangan berisi buku bacaan dan juga bangku di halaman kedai.

Konsep ini dihadirkan agar pengunjung dapat memilih alternatif mana yang bisa dijadikan sebagai tempat yang nyaman untuk menikmati kopi.

Beroperasional sejak 30 November 2020, kedai kopi ini hadirkan berbagai jenis racikan di antaranya minuman andalan kedai ini yaitu Kopi Puan, caramel coffee hazelnut, Vietnam drip japannese V60, dan minuman non kopi lainnya.

Aneka minuman ini dibanderol dengan harga mulai Rp13.000.

Tidak Jaga Jarak & Pakai Masker, Kerumunan di Warung Kopi Dibubarkan Polsek Tanjung Batu

Sementara, untuk makanan seperti roti bakar, mi instan, sosis dan naget goreng dan kentang renyah.

Harganya pun cukup terjangkau yakni mulai dari Rp 8.000 per porsi. 

Buka sejak pukul 10.00 hingga 22.00 WIB kedai ini juga menerima pesanan makanan secara online. Kedai ini pun akan buka lebih lama jika akhir pekan.

Namun, saat ini jam buka kedai menyesuaikan dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level empat.

"Karena konsepnya kedai jadi harga yang ditawarkan juga tidak mahal. Ini juga karena pangsa pasar yang anak muda, seperti pelajar dan mahasiswa," kata Putri.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved