Olimpiade Tokyo 2020

Dikalahkan Ahsan/Hendra, Wakil Jepang di Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020 Frustasi Hingga Menangis

Ganda Putra Jepang, Takeshi Kamura mengaku tak bisa berhenti menangis usai dikalahkan Ahsan/Hendra di perempat final Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Editor: RM. Resha A.U
Pedro PARDO / AFP
Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan saat merayakan kemenangannya dalam pertandingan perempat final bulu tangkis ganda putra melawan Keigo Sonoda dari Jepang dan Takeshi Kamura dari Jepang pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021. 

SRIPOKU.COM - Ganda Putra Jepang, Takeshi Kamura mengaku tak bisa berhenti menangis usai dikalahkan Ahsan/Hendra di perempat final Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Takeshi Kamura/Keigo Sonoga berjumpa di perempat final Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020, dengan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Berlaga di Mushashino Forest Park Sport Plaza, ganda putra Indonesia sukses menumbangkan wakil tuan rumah dengan rubber game skor 14-21, 21-16, 9-21.

Hasil tersebut terasa menyakitkan bagi tuan rumah, lantaran mereka merupakan pemain andalan yang diproyeksi menyumbang medali.

Bahkan saking menyakitkannya, Takeshi Kamura mengaku tidak bisa berhenti menangis setelah kekalahan dari Ahsan/Hendra.

Hal ini diungkap langsung oleh Kamura lewat sebuah tulisan yang diunggah pada akun Instagram pribadi setelah pertandingan.

Dalam unggahannya itu, Kamura sekaligus mencurahkan perasaan berkecamuk ketika berlaga di olimpiade mewakili negaranya.

Ia berterima kasih kepada para penggemar yang sudah memberi dukungan, meskipun belum mampu memberi hasil terbaik di gelaran olimpiade tahun ini.

Baca juga: Streaming Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020: Ahsan/Hendra Incar Tiket Final, Dihantui Tren Minor

"Terima kasih atas dukungannya, hasilnya terbaik kedua di fase grup dan masuk delapan besar di turnamen akhir," tulis Kamura.

"Ada saat-saat ketika saya benar-benar tertekan dan frustrasi sampai saya datang ke sini, dan ada saat-saat ketika saya memutuskan untuk berhenti.

"Saat itu, banyak fans yang mendukung. Saya sangat menghargainya. Terima kasih. Saya pikir saya bisa memainkan semua game dengan senyuman kali ini," imbuhnya.

Menariknya, Kamura mengaku tak bisa berhenti menangis usai kekalahan dari Ahsan/Hendra, mengingat Olimpiade Tokyo 2020 merupakan turnamen sangat bergengsi.

Namun demikian, Kamura meminta para penggemar tetap optimis dengan Jepang mengingat masih ada wakil selain mereka yang memiliki asa meraih medali emas.

Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe praktis menjadi tumpuan wakil tuan rumah untuk nomor ganda putra setelah Kamura/Sonoda tersingkir.

"Ketika saya kalah, air mata saya tidak mau berhenti secara alami," tulis Takeshi Kamura lagi.

"Sebuah turnamen yang merupakan puncak dari semua acara. Ada banyak suara, tapi kami pikir kami mampu mengikuti diri kami sendiri sampai akhir.

"Masih ada wakil Jepang lain, jadi tolong dukung kami terus." imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di BolaStylo.

Sumber: BolaStylo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved