Breaking News:

Sudah 5 Tahun Meninggal Masih Masuk Daftar Penerima Bansos, Walikota Akui Masih Pakai Data Lama

Akan tetapi, ditengarai karena tidak ada akurasi data yang pas, calon penerima bantuan bansos di Bekasi, Jawa Barat diduga sudah salah tangan.

Editor: Refly Permana
ISTIMEWA
Ilustrasi bansos 

SRIPOKU.COM - Bantuan sosial sejatinya diberikan untuk masyarakat kurang mampu, terlebih menghadapi bencana sebesar pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Adapun sumber pendataan siapa yang berhak menerima bantuan sosial biasanya memakai data yang diberikan aparat pemerintah di suatu lingkungan setempat.

Sebab itu, dari data ini dapat diketahui mana warga yang sudah meninggal dunia dan yang sudah berkecupukan.

Akan tetapi, ditengarai karena tidak ada akurasi data yang pas, calon penerima bantuan bansos di Bekasi, Jawa Barat diduga sudah salah tangan.

Hal ini diungkap oleh seorang Ketua RW di Kelurahan Jatimekar, Samsudin.

Dari bantuan sosial yang bakal didistribusikan awal bulan depan, para penerima menurutnya sudah tidak pantas.

KORUPTOR Bansos Juliari Batubara Dituntut 11 Tahun, Firli Bahuri Pernah Bilang Bisa Kena Pidana Mati

"Bahkan, ada yang sudah meninggal dunia lima tahun lalu masih dapat. Terus juga, 30 keluarga yang menurut kami sangat layak atau berkecupukupan juga masuk sebagai daftar penerima bansos," kata Samsudin, Rabu (28/7/2021).

Ia mengatakan, pihak RW sudah tiga kali melakukan pembaruan data untuk memastikan bantuan sosial dari pemerintah bisa menyentuh warga miskin.

”Jadi, data yang dipakai ini mirip dengan data pemilu. Setiap tahun kami disuruh pembaruan-pembaruan, tetapi tetap saja muncul data yang kami tidak paham,” kata Samsudin.

Ketua RW 010 Kelurahan Perwira, Kecataman Bekasi Utara, Sobirin juga mengeluhkan hal serupa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved