Breaking News:

Waspada Penyakit Jamur Hitam, Kenali Gejala dan Penyebab, Serta Cara Mencegah

Ditengah pandemi Covid-19, perhatian dunia juga tertuju pada penyakit jamur hitam atau mucormycosis, yang terdekteksi di India. Bagaimana gejalanya

Editor: Azwir Ahmad
Tangkapan Layar Kompas.TV
Ilustrasi mucormycosis. Usai Covid-19, seorang pria di India terinfeksi mucormycosis yang disebabkan oleh jamur hitam yang menyerang daerah mata. 

SRIPOKU.COM - Ketika dunia tengah berjuang mengatasi Pandemi Covid-19, justru penyakit jamur hitam mencuat menjadi salah satu ancaman penyakit lain yang perlu diwaspadai masyarakat.

Kasus penyakit jamur hitam ini atau mucormycosis menjadi perbincangan ketika sejumlah kasus terdeteksi di India dan menyebabkan kematian.

Sementara di Indonesia, kasus infeksi jamur hitam sebenarnya telah muncul sejak sebelum pandemi Covid-19.

Walaupun terbilang jarang terjadi, penyakit jamur hitam termasuk penyakit berbahaya, sehingga patut diwaspadai.

Karena angka kematian dan kesakitan akibat penyakit ini terbilang tinggi.

Karena itu perlu untuk mengenali apa saja gejala, penyebab, dan bagaimana cara mengatasi penyakit jamur hitam?

Penyebab Penyakit Jamur Hitam

Dari Medicine Net, dikatakan penyakit jamur hitam adalah infeksi jamur sistemik yang disebabkan oleh golongan Mucormycetes, seperti Rhizopus spp, Mucor spp, Rhizomucor spp, Cunninghamella bertholletiae, Apophysomyces spp, dan Lichteimia.

Dari sekian banyak spesies jamur hitam itu, disebutkan Rhizopus spp adalah penyebab mucormycosis pada manusia yang paling sering diidentifikasi.

Jamur hitam sering menyerang sinus, paru-paru, kulit, dan otak setelah seseorang menghirup spora jamur dari udara.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved