Breaking News:

Berita Palembang

'Saya Diajak Pacar', Pengakuan Pria di Palembang Ditangkap Usai Mencuri Ponsel di PS

"Pacar saya itu bekerja di sana, jadi pas pulang kami beraksi. Dia bilang sama petugas keamanan di sana,

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang, ketika mengamankan DPO pelaku pencurian ponsel di Palembang Squer, kemarin. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelarian Hendri (34), pelaku kasus pencurian ponsel di Komplek Mall Palembang Square (PS), di Kota Palembang, akhirnya terhenti.

Setelah petugas Unit Pidana Umum (Pidum) dan Tekab 134 Polrestabes Palembang, Pimpinan Kanit Pidum AKP Robert Sihombing, menangkap pelaku, Selasa, (27/7/2021), sekira pukul 17.50.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum AKP Robert Sihombing mengatakan, mengatakan, tersangka merupakan DPO yang telah lama dicari sejak 2019 lalu.

Pelaku ini kata dia, terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (curat).

"Alhamdulillah, kita Sat Reskrim Polrestabes Palembang Unit Pidum berhasil menangkap satu DPO (daftar pencarian orang) kasus curat.

Identitas tersangka yakni Hendri, setelah keberadaannya berhasil kita endus, "ungkap Tri kepada Sripoku.com, Rabu (28/7/2021) pagi.

Lanjutnya, saat melakukan aksinya tersangka Hendri tidak sendirian.

Melainkan ia beraksi bersama dengan teman wanitanya yang sudah tertangkap dan menjalani hukumannya.

Dari toko ponsel tersebut, mereka berdua berhasil menggondol delapan unit ponsel berbagai merek.

"Teman wanitanya ini bekerja di toko ponsel tersebut. Jadi dengan mulus mereka mengambil ponsel. Tersangka Hendri sempat melarikan diri ke Jakarta, namun pulang Palembang. Setelah kita menerima informasi keberadaannya, langsung kita tangkap," beber Tri.

Lebih jauh Tri mengatakan, atas ulahnya tersangka Hendri dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara di atas lima tahun.

"Untuk tersangka satunya seorang wanita sudah tertangkap dan telah ikrah di pengadilan,"tegasnya.

Sedangkan, tersangka Hendri ketika ditemui di ruang piket Reskrim mengakui perbuatannya.

Pria yang tinggal di Jalan Sentosa, Kecamatan Plaju Palembang ini mengatakan, di hanya diajak oleh pacarnya untuk mengambil ponsel di toko tersebut.

"Pacar saya itu bekerja di sana, jadi pas pulang kami beraksi. Dia bilang sama petugas keamanan di sana, kalau disuruh oleh bos (pemilik) untuk mengambil ponsel. Kemudian kami melarikan diri. Ponsel-ponselnya sudah kami jual, untuk kebutuhan hidup,"tutupnya. (Diw)

Baca juga: Suami di OKU Siram Air Panas ke Istri, Pelaku Emosi Korban Jarang Pulang Sejak Bekerja

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved