Breaking News:

Berita Palembang

Keponakannya Selalu Digoda, Sang Paman tak Tinggal Diam dan Bertindak, 'Saya Khilaf Sumpah'

Saat perkaranya digelar Kapolsek Kertapati, AKP Irwan Sidik mengatakan, bahwa peristiwa pembunuhan ini terjadi di kediaman pelaku, Ahad (6/6/2021)

Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Andi Wijaya
Kapolsek Kertapati, AKP Irwan Sidik, saat menggelar kasus penusukan tersangka terhadap korban Mat Seri Hingga Tewas, Rabu (28/7/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -  Tak terima (senang-red) keponakan perempuannya digoda. AS nekat menikam Mat Seri warga Keramasan Kecamatan Kertapati, Palembang hingga tewas. 

Alhasil, atas perbuatan tersebut, Andy pun harus mendekam di hotel prodeo Polsek Kertapati usai ditangkap anggota Buser Polsek Kertapati di sekitar tempat tinggalnya di kawasan Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati, Palembang, Jumat (18/7/2021) lalu. 

Saat perkaranya digelar Kapolsek Kertapati, AKP Irwan Sidik mengatakan, bahwa peristiwa pembunuhan ini terjadi di kediaman pelaku, Ahad (6/6/2021) sekitar pukul 03.00. 

"Dari keterangan pelaku bahwa dia menemui korban sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau yang telah disiapkan," katanya, Rabu (28/7/2021). 

Diketahui, awalnya pelaku ini hanya bermaksud menegur korban agar tidak mengganggu keponakannya. Namun hal tersebut, membuat korban tidak senang dan terjadilah cekcok mulut antara mereka.

"Cekcok mulut ini berakhir penusukan terhadap korban hingga korban meninggal dunia saat di perjalanan ke Rumah Sakit. Nah untuk motif sendiri pelaku ini kesal dengan korban ucapannya tidak dihiraukan korban," katanya.

Pelaku sendiri dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 338 KUHP Jo Pasal 351 KUHP dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun.

"Untuk barang bukti kita amankan sebilah pisau dan dua helai pakaian milik korban dan tersangka," katanya. 

Sedangkan, pelaku hanya bisa menyesali perbuatannya."Saya khilaf sumpah, saya juga menyesal, awalnya saya ingin memberi pelajaran kepada korban saja. Karena korban sering diingatkan agar tidak lagi mengganggu keponakan perempuannya yang masih muda, tapi dia masih saja, itulah membuat saya kesal," katanya.

Lanjutnya, bahwa ia tidak ada niat untuk membunuhnya. "Korban itu sudah tua, sedangkan keponakan saya masih kecil (muda-red). Sudah diingatkan berkali-kali tetapi masih saja mengganggu keponakan saya," tutupnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved