Breaking News:

Kerajaan Arab Saudi Kembali Buka Pintu Ibadah Umrah dengan Jatah 6.000 Jamaah Per Hari

Pihak kerajaan Arab Saudi tidak membuka pintu bagi pelaksaan Umroh secara massa karena pendemi covid-19, kesempatan  sepertinya mulai terbuka.

Editor: Salman Rasyidin
Serambinews.com/AFP/FAYEZ NURELDINE
Para jamaah haji 2021 melakukan Tawat dengan mengelilingi Ka'bah, di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021) malam. 

SRIPOKU.COM—Setelah hampir dua tahun pihak kerajaan Arab Saudi tidak membuka pintu bagi pelaksaan Umroh secara massal karena pendemi covid-19, kesempatan  sepertinya mulai terbuka.

Dan peluang tersebut betul-betul ditunggu-tunggu umat Islam seluruh dunia terutama yang belum berkesempatan menunaikan rukun Islam kelima Ibadah Haji.

Hasil lansiran SERAMBINEWS.COM menyebutkan bahwa pihak kerajaan Arab Saudi, mulai Minggu (25/7/2021), telah membuka kembali tempat-tempat suci umat Islam untuk melaksanakan ibadah umrah, menurut kantor berita negara SPA.

“Masjidil Haram siap menerima jamaah umrah pada Minggu, 25 Juli,” tulis SPA mengutip wakil kepala urusan Masjidil Haram, Saad bin Muhammad al-Muhaimid.

Dia mengatakan, jamaah akan diterima berdasarkan protokol kesehatan untuk menjamin keamanan pengunjung Masjidil Haram.

Para jamaah haji telah mengakhiri seluruh rangkaian prosesi ibadah haji pada hari Jumat (23/7/2021).

Ibadah haji wajib dilakukan setidaknya dilakukan sekali dalam seumur bagi seorang muslim yang memiliki kemampuan, untuk memenuhi salah satu dari lima rukun Islam.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Logo TikTok Sripoku.com

Sebanyak 60.000 jamaah dari berbagai daerah di Arab Saudi, penduduk tetap maupun para pekerja asing, melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Jumlah jamaah haji tahun ini lebih besar dari tahun 2020 lalu yang hanya melibatkan 10.000 jamaah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved